Home Hukum dan Kriminal Tertipu Rp825 Juta, Pembeli Ruko Lapor Polisi

Tertipu Rp825 Juta, Pembeli Ruko Lapor Polisi

image
Ilustrasi

Semarang, 25/11 (Beritajateng.net) – Dua pembeli rumah toko (ruko) di Jalan Taman Satrio Manah III/40, Tlogosari Kulon, Pedurungan, Semarang, Jawa Tengah, melapor ke polisi karena merasa tertipu sebesar Rp825 juta saat membeli bangunan tersebut.

Hartono (55) warga Jalan Taman Satrio Manah III, Tlogosari Kulon, Pedurungan, Semarang, melaporkan Jajang Yulianto warga Jalan Jati Raya Utama, Banyumanik, Semarang ke Polrestabes Semarang, Selasa.

Hartono yang mewakili dua pembeli ruko milik Jajang tersebut mengaku telah terjadi tindak penipuan dan atau penggelapan dalam proses jual beli tersebut.

Ia menjelaskan peristiwa berawal dari proses jual beli dua ruko yang total harganya sebesar Rp825 juta.

“Setelah dibayar lunas, terlapor janji akan segera mengurus balik nama kepemilikan bangunan itu,” katanya.

Namun, lanjut dia, setelah beberapa waktu ditunggu, proses balik nama sertifikat dua ruko itu tidak kunjung ada kabarnya.

Setelah diusut, kata dia, sertifikat kedua ruko tersebut justru berada di tangan BPR Gunung Rizki di Jalan Soekarno-Hatta Semarang.

“Kami sudah berusaha menanyakan hal itu kepada pelapor, tetapi ternyata tidak ada itikad baik,” katanya.

Atas kondisi tersebut, kasus itu akhirnya dilaporkan ke polisi.

Dalam laporan tersebut disampaikan dugaan telah terjadi praktik penipuan dan atau penggelapan yang dilakukan Jajang Yulianto.(ant/pj)