Home Lintas Jateng Tertabrak Kereta Api, Wanita Tanpa Identitas Tewas Mengenaskan

Tertabrak Kereta Api, Wanita Tanpa Identitas Tewas Mengenaskan

608
0
Wanita Tanpa Identitas Tewas Tersambar Kereta Api.
      KAJEN, 26/9 (BeritaJateng.net) – Seorang wanita tanpa identitas, diperkirakan berusia sekitar 60 tahun, ditemukan tewas mengenaskan akibat tertabrak kereta api 3  Argo Mulya jurusan Surabaya-Jakarta kemarin (25/9) sekitar pukul 00.30 di perlintasan kereta api jalur hilir km 97+6/7, yang berada di Dusun Kendayakan Tengengwetan Kecamatan Siwalan Kabupaten Pekalongan.
       Berdasarkan informasi yang diperoleh Suara Merdeka, kejadian itu kali pertama diketahui oleh masinis kereta yang melihat ada seseorang berdiri di tengah rel perlintasan kereta api dan tidak mengetahui adanya kereta api melaju, sehingga terjadilah tabrakan.
        Mendapati hal itu, kemudian masinis langsung memberitahukan kepada rekannya atau pelapor yakni Agus Djunaidi (42) warga Perumahan Griya Wiranata Kelurahan Pekuncen Kecamatan Wiradesa Kabupaten Pekalongan yang selanjutnya ditanggapi dengan pengecekan lokasi bersama. Sesampainnya di lokasi yang dimaksud ternyata mendapati benar adanya informasi karena melihat potongan tubuh korban dalam keadaan tidak beraturan bercecer pada besi-besi rel perlintasan. Adanya hal itu langsung dilanjutkan melapor ke Polsek Sragi.
         Kasubag Humas Polres Pekalongan Iptu Akrom mengatakan, setelah mendapat informasi petugas polisi bergerak cepat ke lokasi guna mengevakuasi korban dan melakukan cek tempat kejadian perkara (TKP).
        “Setibanya di lokasi, personel melihat korban sudah meninggal dunia dengan kondisi luka-luka pada bagian badan, kaki kiri dan kanan patah serta kepala pecah. Selanjutnya petugas mengevakuasi jasad korban ke Rumah Sakit Umum Daerah Kraton, menunggu pihak keluarga korban datang,” katanya.
        Dirinya juga mengimbau jika ada masyarakat yang merasa kehilangan anggota keluarganya, untuk segera mengecek ke RSUD Kraton. Dan atau jika ada masyarakat yang mengenal korban untuk segera memberitahukan kepada keluarga korban. “Adanya kejadian ini menjadi pembelajaran bersama agar tidak beraktivitas di rel kereta api yang rawan terjadi kecelakaan,” ucapnya. (ST/El)