Home Headline Terseret Arus Sungai Satu Tewas Dua Selamat

Terseret Arus Sungai Satu Tewas Dua Selamat

Warga menonton proses pencarian korban

Batang, 1/2 (BeritaJateng.net) – Tim SAR Gabungan menemukan korban terpeleset dan terbawa arus sungai Bendungan Kali Buto Batang, korban ditemukan tewas, Minggu (1/2) sore.

Korban nahas itu diketahui bernama Veri Arianto (17) sementara korban selamat adalah Budi Utomo (16) dan Agus (17) ketiganya merupakan warga RT 02 RW 04 Desa Gringsing, Kecamatan Gringsing.

Kejadian bermula saat ketiganya sedang bermain dan menyeberang di Bendungan Kali Kuto Gringsing, Sabtu (31/1) pukul 15.30 WIB. Namun satu jam kemudian satu dari tiga pemuda tersebut, yakni Agus terpeleset saat hendak menyeberangi sungai dan hanyut terbawa arus.

Hingga akhirnya Budi dan Veri bergegas menolong temannya tersebut. Namun keduanya pun justru ikut terseret derasnya arus sungai di bendungan tersebut.

“Kami sedang menyeberang, biasa sedikit bercanda. Nggak taunya si Agus terpeleset dan jatuh ke pusaran air, dan kami pun langsung berusaha menolongnya,” kata Budi Utomo, korban selamat.

Masih menurut Budi, bahwa setelah Agus berhasil terselamatkan, Veri terus berupaya saling menolong dirinya. Namun naas, Veri yang terakhir menolong justru tak terselamatkan. Atas kejadian itu Budi lalu melaporkan ke warga dan diteruskan ke Koramil Gringsing dan Polsek setempat.

Menurut Kapolsek Gringsing AKP Ahmad Al Munafsi mengatakan pencarian korban terus dilakukan dari sore hingga malam.

“Pencarian korban hanyut, di teruskan pada pagi hingga sore hari, sebab tadi malam terkendala lampu dan kondisi hujan,” ujar Kapolsek.

Sementara itu, Danramil Gringsing Kapten Inf Bardi mengatakan pencarian korban hanyut ini melibatkan anggota TNI dan Polisi serta Tim SAR Batang-Kendal dengan dibantu warga sekitar.

“Alhamdulilah tepat pukul 16.30 wib, korban dapat ditemukan, namun sudah dalam keadaan meninggal,” katanya.

Lebih lanjut, korban tewas atas nama Very Arianto usai diketemukan yang sudah tidak bernyawa itu langsung dibawa ke rumah duka untuk segera dimakamkan.

Dalam tubuh korban juga tidak diketemukan tanda-tanda penganiayaan setelah sebelumnya diperiksa petugas. (BJ19)