Home Headline Terlibat Narkoba, Mantan Kades Ditangkap Polisi

Terlibat Narkoba, Mantan Kades Ditangkap Polisi

Dua pelaku peredaran Sabu ditangkap Polres Kudus
Dua pelaku peredaran Sabu ditangkap Polres Kudus
Dua pelaku peredaran Sabu ditangkap Polres Kudus

Kudus, 27/1 (BeritaJateng.net) – Mantan Kepala Desa (Kades) Tunggul, Kecamatan Nalumsari, Kabupaten Jepara, Pramono alias Momok (36) asal Dukuh Pandean RT 06 RW 01, Desa Tunggul, Kecamatan Nalumsari, Kabupaten Jepara, ditangkap petugas Sat Narkoba Polres Kudus. Penangkapan Momok dilakukan setelah sebelumnya petugas menangkap Guntur Budi Kurniawan (30) warga Desa Rendeng RT 01 RW 05, Kecamatan Kota, Kudus.

Kapolres Kudus AKBP Bambang Murdoko didampingi Kasat Narkoba AKP AS Widi Hatmoko dalam keterangannya mengatakan, penangkapan dua pelaku tersebut bermula informasi dari masyarakat yang mengatakan akan ada transaksi narkoba. Dari informasi tersebut anggota Sat Narkoba melakukan pengintaian.

“Informasi adanya transaksi narkoba tersebut berawal dari masyarakat yang disampaikan kepada petugas Sat Narkoba. Untuk memastikan kebenaran informasi tersebut, kita menerjunkan anggota untuk melakukan pantauan di lapangan,” terang Kasat Narkoba kepada sejumlah awak media, Selasa (27/1).

Ditambahkan, Senin (19/1) sekitar pukul 17.30 WIB anggotanya mendapat info seseorang bernama Guntur Budi Kurniawan pergi ke arah Jepara mengendarai Honda Beat warna putih bernomor K 2491 JR. Pergerakan orang yang dicurigai hendak membeli narkoba jenis sabu untuk dieadarkan di wilayah Kudus tersebut, terus dipantau.

Tidak berapa lama kemudian, sekitar pukul 18.15 WIB, Guntur kembali ke arah Kudus langsung diikuti petugas narkoba. Namun, petugas kehilangan jejak karena orang yang sudah masuk daftar target operasi tersebut berhasil menyelinap dikeramaian lalu lintas.

“Sekitar pukul 19.00 WIB, anggota kami mendapati orang tersebut sedang duduk di atas motor yang diparkir di sekitar SPBU Prambatan. Takut kehilangan jejak, anggota langsung melakukan penangkapan dan penggeledahan,” tambahnya.

Dari penggeledahan tersebut, petugas menemukan satu bungkus serbuk kristal dalam plastik klip disimpan di saku celana depan. Setelah dilakukan pemeriksaan di Mapolres Kudus, Guntur mengaku barang haram tersebut diperoleh dari Momok.

Berbekal pengakuan tersebut, masih menurut AKP Widi Hatmoko, sekitar pukul 22.00 WIB anggotanya langsung meluncur ke Desa Tunggul dan melakukan penangkapan terhadap Momok. Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, keduanya ditahan di Mapolres Kudus.

“Keduanya kita jerat dengan pasal 114 ayat (1) atau pasal 112 ayat (1) atau pasal 127 ayat (1) huruf (a) UU nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman hukuman serendahnya 5 tahun dan setingginya 20 tahun serta pidana denda menimal Rp 1 miliar dan maksimal Rp 10 miliar,” tambahnya.

Barang bukti yang berhasil diamankan antara lain 1 botol air mineral dipasangi dua sedotan plastik, satu paket sabu dalam plastik dan satu sepeda motor. (BJ12)