Home News Update Terkait Surat Al Maidah, HTI Tuntut Ahok Dipidanakan

Terkait Surat Al Maidah, HTI Tuntut Ahok Dipidanakan

453

Semarang, 21/10 (BeritaJateng.net) – Organisasi Masyarakat (Ormas) Islam yang tergabung dalam Hizbut Tahrir Indonesia (HTI), melakukan aksi unjuk rasa di depan Bunderan Air Mancur, Jalan Pahlawan Kota Semarang, Jawa Tengah, Jumat (21/10) siang.

Aksi yang diikuti kurang lebih ratusan orang anggota HTI ini mendapat pengawalan ketat dari sejumlah petugas kepolisian. Beberapa atribut berupa spanduk yang berisi tuntutan terhadap Ahok turud dibentangkan.

Pantuan di lapangan hingga sore sekira pukul 14.30 WIB, aksi unjuk rasa tersebut berlangsung tertib. Namun, arus lalu lintas yang menuju ke bunderan air mancur sedikit tersendat.

Sementara itu, Achmad Latif selaku Humas HTI DPD I Jateng, menyampaikan beberapa sikap atau tuntutan terkait pernyataan Ahok beberapa waktu lalu, tentang Surat Al Maidah ayat 51.

Menurutnya, pernyataan Gubernur Jakarta ini dianggapnya sebagai bentuk pelecehan dan penghinaan terhadap umat Islam, khususnya kitab Al Quran.

“Mengutuk dengan keras pelecehan terhadap Al Quran yang dilakukan Ahok sebagai tindakan yang sama sekali tidak bisa diterima,” ujarnya saat diwawancarai sejumlah wartawan disela-sela aksi.

Ahmad menambahkan, meski dalam sebuah kesempatan Ahok sudah menyampaikan permintaan maaf, namun pihaknya meminta kepada aparat kepolisian untuk menangkap pria yang mempunyai nama lengkap Basuki Tjahaja Purnama itu.

“Permintaan maaf kami terima, namun bukan berarti proses hukumnya berhenti. Kami menuntut aparat yang berwenang untuk mengusut tindakan penghinaan yang dilakukan oleh Ahok,” jelasnya.

Pada kesempatan itu pula, dia juga mengajak kepada umat Islam, khususnya yang berada di wilayah Jakarta agar mempunyai sikap yang tegas terhadap Ahok, terkait pernyataan-pernyataannya yang mengandung unsur penghinaan.

“Kami menyerukan kepada umat Islam di Jakarta khususnya untuk tegas menolak Ahok menjadi Gubernur Jakarta di masa mendatang,” tutupnya. (Bjt02)