Home Hukum dan Kriminal Terjebak di Gang Kampung, Kurir 325 Gram Sabu Ditangkap

Terjebak di Gang Kampung, Kurir 325 Gram Sabu Ditangkap

image

Solo, 10/12 (Beritajateng.net) – Satuan Narkoba Kepolisian Resor Kota Surakarta berhasil menangkap seorang kurir narkoba jenis sabu bersama barang bukti seberat 325 gram di Kampung Pungkrukrejo, Jagalan, Jebres, Solo, Rabu.

Seorang tersangka yang diduga sebagai kurir sabu tersebut yakni Mada Agung Bramantya (17) warga Gadekan RT 01 RW 01 Jebres Solo, ditangkap oleh polisi, sekitar pukul 06.30 WIB.

Selain itu, petugas Satuan Narkoba juga berhasil menyita berupa sabu seberat 325 gram, sepeda Honda Spacy Nopol AD 6984 HQ dan satu unit handphone merek samsung.

Kepala Polresta Surakarta Kombes Pol Iriansyah melalui Kasat Narkoba Kompol Kristiyono, bahwa penangkapan pelaku tersebut sempat terjadi kejar-kejaran dengan sepeda motor karena tersangka berupaya kabur dari kejaran petugas.

Namun, petugas Satuan Narkoba berhasil membekuk tersangka ketika kabur masuk gang di Kampung Pungkrukrejo, Jagalan. Petugas kemudian melakukan penggeledahan terhadap pelaku.

“Kami menemukan sebuah tas warna hitam yang berisi sabu-sabu yang dibungkus plastik transparan seberat 325 gram. Pelaku langsung dibawa ke Markas Satuan Narkoba untuk pemeriksaan,” kata Kristiyono.

Menurut dia, pelaku mengaku hanya diminta mengambil barang oleh orang yang dikenalnya dari salah satu warga binaan di Rutan luar Kota Solo. Ia diminta mengambil barang haram itu, ke Surabaya Jawa TImur.

Tersangka yang diperintah melalui pesan pendek telepon selulernya untuk mengambil barang yang diletakan di suatu tempat di Surabaya. Dia tidak bertemu dengan orang di Surabaya, tetapi hanya diberitahu tempat barang yang harus diambil.

“Saya mengambil barang itu, atas permintaan oleh orang di dalam Rutan di luar Solo. Saya mendapat upah sekitar Rp2 juta. Barang itu, akan diletakan di suatu tempat menunggu petunjuk, tetapi saya keburu ditangkap polisi,” kata pelaku saat diperiksa oleh tim penyidik.

Kristiyono menambahkan, tersangka baru tiba di Solo sekitar pukul 05.00 WIB. Ia kemudian keluar dari rumah dengan mengendarai sepeda motor dan sabu-sabu disimpan dalam tas warna hitam di letakkan di bawah jok motornya. Petugas yang membuntuti pelaku langsung melakukan penyergapan dan berhasil membekuk pelaku ini.

Menurut Kasat Narkoba, jika sabu-sabu tersebut dijual per gram seharga satu juta rupiah, maka nilai jualnya hingga sekitar Rp325 juta.

Pelaku kata dia, dari hasil pemeriksaan oleh tim penyidik, dia ternyata juga pernah masuk tahanan karena kasus penganiayaan. Ia juga sering melakukan pencurian dan pejambretan di wilayah Solo.

Tersangka yang terbukti membawa barang haram tersebut, dijerat dengan pasal 112 dan 114 Undang Undang Republik Indonesia (RI) No.35/ 2009, tentang Kepemilikan Narkotika jenis Sabu-Sabu, dengan ancaman hukuman maksimal 20 tahun penjara dan denda paling banyak Rp8 milliar.(ant/pj)