Home Headline Tepis Anggapan Pemuda Alergi Politik, Gadis Ini Tertantang Jadi Calon Anggota DPD

Tepis Anggapan Pemuda Alergi Politik, Gadis Ini Tertantang Jadi Calon Anggota DPD

6589

SEMARANG, 17/7 (Beritajateng.net) – Banyak anak muda alergi dengan politik. Tapi tidak bagi perempuan muda ini. Casytha Arriwi Kathmandu menjadi salah satu sosok muda yang mendaftar sebagai bakal calon anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI asal Jateng.

Sytha, panggilan akrab Casytha tak sembarang anak muda. Wanita kelahiran Surakarta, 28 Desember 1987 ini lulusan Universitas Gajah Mada (UGM) Jogjakarta dan University of Melbourne, Australia.
Dia pernah bekerja sebagai Associate di Pricewaterhousecoopers Indonesia. Reputasinya sebagai praktisi perbankan dibuktikan dengan menjadi Asisten Manajer Bank Indonesia (BI). Terakhir, Sytha menjabat anggota Komite Audit merangkap anggota Komite Pemantau Risiko Bank Jateng.

Lalu, mengapa kini tertarik terjun di dunia politik? Sytha mengatakan pada dasarnya subtansi DPD adalah Utusan Daerah. Zaman dulu dikenal dengan Fraksi Utusan Daerah atau Golongan. Namun karena sekarang semua harus melalui pemilihan, namanya berubah menjadi DPD.

“Saya ingin menjalankan fungsi tersebut secara serius sebagai utusan daerah Jawa Tengah. Bisa dibilang saya ingin menjadi Duta Jawa Tengah,” kata mantan Associate Researcher di Center for Good Corporate Governance UGM ini.

Menurutnya, bidang ekonomi menjadi salah satu concern utama di masyarakat. Diantaranya terkait masalah kemandirian ekonomi. “Nanti dalam sosialisasi ke masyarakat, pastinya akan saya selipkan terkait hal tersebut,” ujar mantan Bendahara Ikatan Mahasiswa Akuntansi UGM ini.

Sytha mendaftar sebagai bakal calon anggota DPD RI dengan menyertakan jumlah dukungan 5795 KTP yang sebarannya meliputi 35 kabupaten/kota se Jawa Tengah. Dukungan tersebut dinyatakan sudah memenuhi syarat (MS).

Dia menyatakan, sebagai anak muda secara natural pasti akan mendekati generasi muda. Namun secara umum, dia ingin menjembatani semua kalangan masyarakat.

“Karena sama-sama anak muda pasti kita ada di frekuensi yang sama, jadi secara natural akan dekat. Tapi tentu tidak hanya mewakili anak muda. Sebab sebagai utusan daerah, harus bisa menjembatani semua kalangan,” kata putri Ketua DPD PDI Perjuangan Jateng Bambang Wuryanto ini.

(NK)