Home Headline Tempat Penimbunan dan Pengolahan Kayu Jati Digrebeg Petugas

Tempat Penimbunan dan Pengolahan Kayu Jati Digrebeg Petugas

958
0
Tempat Penimbunan dan Pengolahan Kayu Jati Digrebeg Petugas
         Semarang, 26/10 (BeritaJateng.net) – Tim Gabungan dari  Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, TNI dan  Polri menggerebeg sebuah perkampungan Desa Ronggo, Kecamatan Jaken, Kabupaten Pati. Yang diduga dijadikan tempat penimbunan dan pengolahan kayu jati ilegal terbesar di Jaw tengah.
         Petugas mendatangi satu persatu rumah warga, dan memeriksa kayu yang didalam maupun diluar rumah yang sudah berwujud mebel dan balok.
       Dalam penggerebakan yang melibatkan 138 petugas gabungan tersebut, mendapati Hika sebagian besar rumah warga dijadikan tempat penimbunan kayu jati ilegal lengkap dengan mesin pengolahan kayu. Ada ratusan batang kayu jati ilegal dengan ukuran diamaeter beragam, yang ada di desa tersebut.
        Direktur Pencegahan dan Pengamanan Hutan (PPH) Sustyo Triyono dalam keterangan persnya di Semarang. Penggerebekan tempat pengolahan kayu jati ilegal terbesar di Kawa tengah ini bermula dari informasi terkait adanya praktek pembalakan liar kayu jati di wilayah perbatasan hutan antara Jawa tengah dan Jawa timur milik perhutani.
        Berbekal informasi tersebut, petugas kemudian melakukan penyelidikan dan menggrebek sebuah desa, dimana mayoritas warganya ikut dalam praktek ilegal logging tersebut.
Tempat Penimbunan dan Pengolahan Kayu Jati Digrebeg Petugas

“Kalau itu hutan rakyat kok lebarnya sampai diameternya sampai 60, lebar lebar. Ini yang saya yakin salah satu indikasi. Masalah nanti bagi kami ini kan materialnya itu cukup dan waktu itu kan punya pertimbangan kalau kita angkut semua bisa seharian itu sangat beresiko. Sehingga yang mampu kita identifikasi dari 5 titik itu kami ambil semua. Ngambil juga nggak sembarangan, ada berita acaranya,” ungkap Kapolsek Pedurungan, Mulyadi.

        Pengungkapan kasus kayu ilegal ini kini masih dalam pengembangan , guna mengusut pihak pihak yang terlibat 5 orang saksi kini masih diperiksa dan barang bukti kayu jati dititipkan di KPH Pati .
        Penebangan kayu secara ilegal merupakan kejahatan lingkungan hidup dan kehutanan yang merupakan kejahatan luar biasa karena merusak lingkungan ekosistem serta kekayaan alam di indonesia. (Nh/El)