Home News Update Temanggung Anggarkan Rp600 Juta untuk Dana Pendampingan Penyaluran Raskin

Temanggung Anggarkan Rp600 Juta untuk Dana Pendampingan Penyaluran Raskin

Ilustrasi

Ilustrasi
Ilustrasi

Temanggung, 27/1 (Beritajateng.net) – Pemerintah Kabupaten Temanggung, Jawa Tengah, menganggarkan dana pendamping untuk penyaluran beras bagi masyarakat miskin pada 2015 sekitar Rp600 juta.
Kepala Sub Bagian Perekonomian Daerah Bagian Perekonomian Sekretariat Daerah Kabupaten Temanggung, Entargo Yutri Wardono, di Temanggung, Selasa, mengatakan dana pendamping tersebut untuk sosialisasi dan bantuan transportasi.
“Pemkab membantu uang transportasi Rp50 per kilogram beras dari titik distribusi ke titik bagi. Anggaran yang disediakan sekitar Rp600 juta,” katanya.
Ia mengatakan setiap keluarga penerima akan mendapat 15 kilogram raskin dengan uang tebus Rp1.600 per kilogram.
Ia menuturkan untuk mengantisipasi adanya beras kualitas jelek yang terdistribusi, pihaknya melibatkan tenaga pendamping hingga tingkat desa.
“Mereka memeriksa beras yang didistribusi dan jika ada temuan beras tidak layak akan langsung meminta Bulog untuk menggantinya,” katanya.
Ia mengakui pada operasi pasar khusus (OPK) beras pada Januari 2015 ditemukan kualitas beras kurang bagus di beberapa titik, kemudian Bulog menggantinya.
Ia mengatakan pemerintah telah mengingatkan Bulog untuk lebih selektif mengeluarkan beras bagi masyarakat, jangan sampai kualitas yang tidak layak turut terdistribusi, karena kejadian itu bukan yang pertama.
Berdasarkan evaluasi, katanya kualitas beras jelek tersebut akibat penyimpanan beras cukup lama. Beras OP merupakan beras yang sebelumnya direncanakan untuk raskin November dan Desember 2014, namun tidak diselenggarakan oleh pemerintah.(ant/bj02)