Home Headline Telkom Fasilitasi Komunikasi Posko Pencarian AirAsia

Telkom Fasilitasi Komunikasi Posko Pencarian AirAsia

317

Jakarta, 29/12 (Beritajateng.net) – Operator telekomunikasi PT Telekomunikasi Indonesia Tbk (Telkom Group) bekerja sama dengan Basarnas membuka posko pencarian pesawar AirAsia QZ 8501 yang diperkirakan hilang di sekitar perairan Bangka Belitung.

“Pembukaan posko berupa penyediaan fasilitas telekomunikasi dilakukan di Kantor Basarnas, Jakarta dan posko kota lainnya untuk mempermudah keluarga korban maupun media masa mencari informasi dari setiap perkembangan terkait hilangnya pesawat AirAsia QZ 8501,” kata Direktur Enterprise & Business Service Telkom Muhammad Awaluddin, dalam siaran pers kepada Antara, di Jakarta, Senin.

Menurut Awaluddin, pembukaan posko bagian dari kepedulian dan dukungan perusahaan sekaligus keprihatinan Telkom terhadap musibah hilangnya pesawat tersebut.

Telkom Group telah melakukan peningkatan layanan VPN 1Mbps di tiga kota, yakni Pontianak, Tanjung Pinang dan Pangkalpinang, sementara untuk di Kantor Basarnas di Jakarta, Telkom Group menyediakan layanan Astinet 60Mbps.

Sementara untuk layanan telekomunikasi di Posko AirAsia di Bandara Juanda Surabaya, disediakan layanan “toll free incoming 3 line hunting” dengan nomor 08001234911, gratis telepon outgoing Telkom Group untuk koordinasi, free Wifi.Id 1000 Mbps, layanan Satellite News Gathering untuk TV Uplink dan pemasangan Combat Telkomsel.

“Fasilitas telekomunikasi tersebut selain untuk pencarian pesawat juga dapat digunakan oleh para awak media di media center dan pihak keluarga. Tidak hanya di Jakarta, Telkom Group dan Basarnas juga berkoordinasi menyelenggarakan Posko Taktis di Pangkalpinang, Provinsi Bangka Belitun,” ujar Awaluddin.

Menurut Awaluddin, Telkom Group telah memberangkatkan mobil SNG (Satellite News Gathering) ke Pangkalpinang yang saat ini masih dalam proses pengiriman dari Jakarta.

“Semoga dengan fasilitas telekomunikasi yang lengkap, koordinasi pencarian pesawat menjadi lebih baik dan pesawat secepatnya dapat ditemukan,” demikian Awaluddin.