Home News Update Tekan Angka Kematian Ibu Hamil Lewat Pendampingan

Tekan Angka Kematian Ibu Hamil Lewat Pendampingan

815
0
Ketua TP PKK Kota Semarang, Tia Hendrar Prihadi.

Ketua TP PKK Kota Semarang, Tia Hendrar Prihadi.

Semarang, 1/2 (BeritaJateng.net) – Masih tingginya angka kematian ibu hamil di Kota Semarang menyita perhatian semua pihak.

Salah satunya dari PKK kota Semarang, sebagai salah satu cara untuk menekan angka kematian ibu hamil, PKK kota Semarang mengadakan pendampingan bagi ibu hamil yang memiliki resiko tinggi di sejumlah wilayah di Semarang.

Angka kematian ibu hamil di kota Semarang yang masih tinggi, patut untuk menjadi perhatian semua pihak. Untuk itu diperlukan peran serta masyarakat dan kader kesehatan untuk menurunkan angka kematian sesuai dengan target millenium development goals pada tahun 2015 yakni sebesar 100 per 100 ribu kelahiran hidup.

Ketua TP PKK kota Semarang, Krisseptiana Hendrar Prihadi mengungkapkan, jumlah kematian ibu hamil yang masih tinggi ini perlu untuk diwaspadai.

“Sebagai pegiat PKK, kami mengupayakan pendampingan bagi ibu hamil yang memiliki resiko tinggi, dimulai dari tingkat kecamatan hingga kelurahan. Karena kader PKK bukanlah anggota medis sehingga pendampingan tersebut berupa edukasi mengenai gizi untuk ibu hamil dan kesiapan menjelang persalinan,” ujarnya.

Dijelaskan, adapun beberapa penyebab tingginya angka kematian ibu hamil salah satunya faktor kultural, yakni karena kurangnya edukasi sehingga anggota keluarga kurang cepat memutuskan untuk segera merujuk kepada pihak yang berhak untuk membantu proses persalinan.

Menurutnya, sebagai langkah antisipasi, PKK juga menggalakkan pemasangan stiker Program Perencanaan Persalinan dan Pencegahan Komplikasi atau P4K terutama di rumah dimana terdapat ibu hamil, pendampingan ini sudah dilakukan di beberapa kelurahan salah satunya kelurahan Siwalan. (BJ05)