Home News Update Tarif Angkutan di Jawa Tengah Tunggu Gubernur

Tarif Angkutan di Jawa Tengah Tunggu Gubernur

Ilustrasi
Ilustrasi

Semarang, 22/1 (BeritaJateng.net) – Pemberlakuan tarif angkutan umum yang mengalami penurunan sebesar lima persen di masyarakat menunggu pengesahan surat keputusan dari Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo, kata Kepala Dinas Perhubungan, Komunikasi, dan Informatika Jateng Urip Sihabudin.

“Saat ini kita hanya tinggal menunggu Gubernur menandatangani surat keputusan pemberlakuan tarif angkutan umum,” katanya saat dihubungi melalui telepon di Semarang, Kamis.

Urip mengaku optimistis Gubernur Jateng akan segera menandatangani surat keputusan pemberlakuan tarif angkutan umum pascapenurunan harga bahan bakar minyak (BBM) oleh pemerintah pusat beberapa waktu lalu.

“Dalam satu hingga dua hari kedepan (surat keputusan pemberlakuan taruf angkutan baru, red) pasti sudah ditandatangani Gubernur Jateng,” ujarnya.

Ia menjelaskan bahwa berdasarkan hasil pertemuan untuk membahas besaran penurunan tarif angkutan umum antara Dishunkominfo Jateng, Organisasi Angkutan Darat Jateng, Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI), dan Pemprov Jateng, itu telah ada kesepakatan bahwa harga tarif dasar diturunkan dari Rp136 per penumpang per orang menjadi Rp129/penumpang/orang.

“Tarif batas atas untuk angkutan penumpang yang sebelumnya Rp177 per penumpang per kilometer juga diturunkan menjadi Rp168/penumpang/km, sedangkan tarif batas bawah dari Rp109/penumpang/km turun menjadi Rp103/penumpang/km,” katanya.

Ketua Organda Jateng Karsidi Budi Anggoro yang dihubungi terpisah mengaku siap menurunkan tarif angkutan umum sebesar lima persen sesuai dengan instruksi Organda Pusat menyusul penurunan harga BBM subsidi pada hari Senin (19/1).

“Kami sudah melakukan rapat pleno dengan pengusaha angkutan umum penumpang dan barang, mereka sudah setuju dengan penurunan sebesar lima persen,” ujarnya.

Sementara itu, harga perkiraan angkutan barang atau kontainer ukuran 20 feet jarak Semarang-Surakarta sebelum penurunan harga BBM subsidi batas atas mencapai Rp2,717 juta sedangkan saat ini Rp2.581.150.

Harga perkiraan batas bawah untuk ukuran kontainer dan jarak yang sama sebelum penurunan harga BBM subsidi mencapai Rp2,445 juta dan saat ini di harga Rp2,323 juta.

Harga perkiraan untuk jarak yang sama kontainer ukuran 40 feet sebelum penurunan harga BBM subsidi batas atasnya mencapai Rp3,207 juta dan saat ini Rp3,046 juta. Sedangkan untuk batas bawah sebelum penurunan harga BBM mencapai Rp2,886 juta dan saat ini mencapai Rp2,741 juta. (ant/BJ)