Home Ekbis Tanggapi Keluhan Pedagang, Ganjar Cek Langsung Kesiapan Relokasi Pasar Johar

Tanggapi Keluhan Pedagang, Ganjar Cek Langsung Kesiapan Relokasi Pasar Johar

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo langsung menanggapi keluhan pedagang Johar dengan mengecek langsung kesiapan perpindahan pedagang di relokasi pasar sementara Johar di kawasan MAJT.

SEMARANG, 31/03 (BeritaJateng.net) – Dengan alasan belum sempurnanya kesiapan tempat serta infrastruktur lainnya, menjadi kendala pemerintah untuk merelokasi para pedagang Pasar Johar yang menjadi korban kebakaran Pasar Johar beberapa waktu yang lalu. Akibatnya, masih banyak pedagang yang belum mau pindah ke Kawasan Masjid Agung Jawa Tengah (MAJT) sebagai tempat relokasi sementara.

Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo yang sebelumnya telah mendengarkan keluhan dari para Pedagang Pasar Johar saat menghadiri acara “Mas Ganjar Menyapa” bersama pedagang Pasar Johar,¬†dengan tema “kredit murah untuk rakyat”, Rabu (30/03/2016), di Gedung parkir lantai 3 Pasar Johar, Semarang, Jawa Tengah, pada Rabu (30/03/2016) malam harinya, mengecek langsung tempat relokasi di Kawasan MAJT.

Saat mengecek langsung, Ganjar yang disambut para pedagang yang telah pindah, maupun para pekerja kontruksi, menyatakan para pedagang harus kompak untuk direlokasi atau pindah ke Kawasan MAJT.

“Sebenarnya tidak ada keluhan, hanya saja mintanya “perfect” minta sempurna. Ya tidak bisa, ini kan hanya sifatnya sementara, kok sempurna. Cuma saya senang, ini sudah ada beberapa teman-teman dari konveksi sudah mendahului. Kalau tadi sore, saya ketemu di Pasar Johar masih ada yang meminta untuk ditunda, hari ini bisa dibuktikan, mereka kompak untuk segera pindah. Kalau tidak kompak, nanti timbul iren (iri) masih ada yang disana, sudah ada yang disini, malah gak (tidak) jadi-jadi nanti,” terang Ganjar, Rabu (30/03/2016) malam.

Seperti yang dikeluhkan pedagang, tentang kesiapan tempat maupun kesiapan lainnya seperti penerangan, akses jalan atau keluhan lainnya, setelah dicek langsung oleh Ganjar, menurutnya tidak ada masalah.

“Maksud saya segera pindah, untuk kekurangan-kekurangan nanti akan kita penuhi. Seperti talang, jalan, dan banyak yang menanyakan lampu penerangan, nyatanya lampunya rakpopo (tidak apa-apa) ngono (begitu) beres gini,” ungkapnya.

Untuk memastikan relokasi pedagang Pasar Johar berjalan dengan baik nantinya, Ganjar memang sengaja mengecek langsung kesiapannya. Untuk akses jalan yang dikeluhkan pedagang mengalami kerusakan, menurutnya memang wajar terjadi, lantaran beban berat pada muatan kendaraan kontruksi yang melintasi jalan tersebut.

“Makanya saya ngecek langsung, saya lihat langsung, waktu nanti pindah apa masalahnya. Gak (tidak) soal. Cuma memang jalan rusak, karena memang gowone (membawanya) pasir itu okeh tenan (memang banyak), iki ora kuat dalanne (ini tidak kuat jalannya),” Jelas Ganjar.

Ganjar menghimbau para pedagang Pasar Johar untuk dapat segera pindah ke Kawasan MAJT, supaya relokasi Pasar Johar dapat segera diresmikan. Hal itu, diyakini dapat mempermudah pemasaran kepada masyarakat.

“Jadi pilihannya, perbaiki kiosnya dahulu, nanti jalannya diperbaiki Pemkot. Kalau sekarang diperbaiki jalannya dulu, sedangkan angkutannya membawa tonase berat, ya jalannya rusak lagi. Nah, sekarang pindah dulu, kalau sudah pindah pemerintah akan segera mengumumkan kepada masyarakat, meresmikan semua pindah sini, nanti kita bantu memasarkannya, jadi lebih mudah. Sambil jalan, fasilitasnya kita perbaiki,” Pungkasnya. (Mg1)