Home Hiburan Taman Indonesia Kaya Semarang Diresmikan, Jadi Wadah Unjuk Seni dan Bakat

Taman Indonesia Kaya Semarang Diresmikan, Jadi Wadah Unjuk Seni dan Bakat

443
0
Peresmian Taman Indonesia Kaya Semarang

Semarang, 11/10 (BeritaJateng.net) – Sebelas bulan mengalami proses pembangunan, Taman Indonesia Kaya Kota Semarang di Jalan Menteri Supeno, akhirnya diresmikan, Rabu (10/10) malam. Taman seluas lima ribu meter persegi ini nantinya bakal menjadi wadah baru bagi para seniman lokal maupun nasional untuk berkreasi dan berkolaborasi.

Acara peresmian ini dihadiri segenap jajaran Pemerintah Kota Semarang. Diantaranya Wali Kota Hendrar Prihari dan Wakilnya Hevearita Gunaryati Rahayu. Serta dari Djarum Foundation selaku mitra CSR dalam proyek ini. Dan diwakili oleh Victor Rahmad Kartono, Presiden Direktur Djarum Foundation.

Dalam sambutannya, Wali Kota setempat yang akrab disapa Hendi mengatakan, bisa berdirinya ikon baru Kota Lunpia ini prosesnya tak semudah membalikkan tangan. Meski singkat atau tak sampai setahun pembangunannya sejak 1 November 2017 lalu, pelaksanaan proyek Taman Indonesia Kaya ini sempat tarik ulur.

“Diinisiasi oleh Pemkot, pemugaran taman yang dulunya dikenal sebagai Taman KB (Keluarga Berencana) ini pernah hilang di tahun 2014-2015. Tapi, setahun berikutnya, saya dan Bu Ita (Hevearita) bertemu dengan Pak Viktor di Jakarta dan komunikasi terajut kembali. Dan dengan prinsip Bandung Bondowoso, selama 11 bulan Taman Indonesia Kaya akhirnya bisa selesai,” ujar Hendi.

Kendati demikian, dikatakan Hendi, rampungnya pembangunan Taman Indonesia Kaya ini hanyalah permulaan. Merawat, mengelola, dan mengoptimalkan keberadaanya adalah urusan lain lagi.

“Nanti yang paling kita tunggu, bagaimana Djarum Foundation bisa menghadirkan seniman nasional maupun internasional sebulan sekali. Dari situ, kita yang lokal bisa belajar bagaimana mereka menata lampu, panggung, dan sebagainya,” sambungnya.

Taman Indonesia Kaya memiliki beberapa fasilitas macam Panggung Budaya yang dibangung dengan dua sisi, dimana semuanya dapat dipergunakan. Sisi menghadap SMAN 1 dapat digunakan untuk pementasan dengan kapasitas kurang lebih 200 orang. Sementara sisi gubernuran bisa sampai 800 orang.

Kemudian ada Taman Pandawa Lima, Pelataran Penikmat Seni, Amphitheater, Area Hijau, Gerbang Mural. Tak hanya itu, di bagian timur taman, dibangun Air Mancur Menari yang dapat bermanuver sesuai alunan musik. Dan dijadwalkan menyala tiap pukul 19.00-20.00 WIB. Fasilitas pelengkap lain juga dapat ditemui di sini, macam ruang ganti penampil, toilet umum dan disabilitas.

“Taman Indonesia Kaya ini juga sebagai contoh, bahwa percepatan pembangunan itu benar bisa dilakukan. Dan semoga akan diikuti infrastruktur-infrastruktur lainnya nanti,” tandasnya.

Sementara Victor Rahmad Kartono, Presiden Direktur Djarum Foundation, mengatakan, pembangunan Taman Indonesia Kaya senilai total Rp 6 miliar ini adalah sebagai wujud komitmen dalam memperkenalkan kebudayaan Indonesia kepada masyarakat.

“Khususnya generasi muda agar tak kehilangan identitasnya sebagai Bangsa Indonesia. Diharapakan dengan adanya Taman Indonesia Kaya di Semarang, dapat menumbuhkan lebih banyak lagi seniman di Jawa Tengah dan sekitarnya. Yang akan berkontribusi kepada dunia kreatif Indonesia,” ujarnya.

Peresmian Taman Indonesia Kaya ini ditandai dengan pemencetan tombol dan penandatanganan prasasti oleh pihak-pihak terkait. Diikuti dengan menyalanya air mancur menari yang sontak menjadi perhatian masyarakat yang turut menyaksikan acara peresmian ini. Selain itu, ada pula jamuan kuliner sebagai pelengkap akhir peresmian ikon baru Kota Semarang ini. (El)