Home Headline Taman Indonesia Kaya Bakal Dilaunching 17 Agustus 2018

Taman Indonesia Kaya Bakal Dilaunching 17 Agustus 2018

942
0
Wali kota Semarang Hendrar Prihadi dan Wakil Wali Kota Hevearita Gunaryanti Rahayu meninjau air mancur menari di Taman Indonesia Kaya.
       Semarang, 16/7 (BeritaJateng.net) – Pembangunan Taman Indonesia Kaya diperkirakan akan selesai pada pertengahan Agustus mendatang. Bersamaan dengan itu, para Pedagang Kaki Lima (PKL) yang berada di sekitar taman juga akan mulai ditata penempatannya. Penataan akan dilakukan dengan melakukan pembangunan selter yang akan dianggarkan pada APBD Perubahan 2018.
       Rencananya Taman Indonesia Kaya akan dilaunching pada 17 Agustus 2018 mendatang. Saat ini para pedagang sudah tidak boleh lagi menempati shelter di kawasan taman KB atau harus steril dari kegiatan jualan. Walaupun begitu, mereka masih diperbolehkan berdagang di area sekitar taman. Pedagang berjualan dengan menggunakan tenda yang dibongkar pasang.
        ”Pemkot masih berusaha mencarikan pendanaan CSR dari Djarum Foundation maupun perbankan, guna pembangunan selter pedagang. Itu juga akan ditunjang dari pembiayaan yang akan dianggarkan melalui APBD Perubahan 2018. Bantuan tenda telah diberikan kepada para pedagang yang saat ini sudah tidak lagi menempati selter,” papar Kepala Dinas Perdagangan Kota Semarang, Fajar Purwoto, Senin (16/7).
        Fajar menambahkan, selama ini taman tersebut selalu identik dengan para pedagang tahu gimbal dan jagung bakar. Jumlah pedagang saat ini di sekitar kawasan Taman Indonesia Kaya berjumlah 46 orang dan 28 pedagang jagung bakar. Jumlah tersebut akan kembali divalidasi guna memudahkan penataan pedagang.
       ”Rencananya, shelter nantinya akan berada di sepanjang Jalan Pandanaran II hingga area sekitar taman. Para pedagang secepatnya akan ditata agar tidak semrawut. Untuk menyesuaikan dengan keberadaan Taman Indonesia Kaya yang telah direnovasi dengan baik,” kata dia.
        Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi mengatakan hal senada, keberadaan pedagang akan menjadi PR bersama yang juga harus diselesaikan. Para pedagang di sekitar taman diminta untuk tidak khawatir karena tetap akan diperhatikan keberadaannya. Selain itu, Hendi, sapaan akrabnya, menyatakan penempatan jalur kendaraan dan parkir juga akan ditata agar tidak menghambat arus lalu lintas di kawasan sekitar.
         ”Untuk selanjutnya akan kami tata pedagang dengan baik. Untuk mewadahi masyarakat yang hendak berkunjung dan bermain di sekitar taman, maka parkir juga akan ditata. Apalagi kawasan sekitar merupakan jalan satu arah, jadi ruas jalan sedikit lebih lebar,” ujar dia. (EL)