Home Lintas Jateng Tak Sesuai Target, Pembebasan Lahan Jalan Mrican – Jangli Molor 2 Tahun

Tak Sesuai Target, Pembebasan Lahan Jalan Mrican – Jangli Molor 2 Tahun

1180
Ilustrasi
Peta pembangunan jalan Mrican-Jangli
Peta pembangunan jalan Mrican-Jangli

Semarang, 24/10 (BeritaJateng.net) – Pembebasan lahan untuk pembangunan jalan tembus Mrican-Jangli yang direncanakan sejak 2014 hingga 2015 sekarang belum terselesaikan. Bahkan, dipastikan pembebebasan lahan molor hingga 2016.

Kabid Pemanfaatan Jalan dan Jembatan Dinas Bina Marga Kota Semarang, Sukardi mengatakan rencana pembebasan lahan pembangunan jalan Mrican-Jangli sudah dianggarkan pada tahun 2014 APBD Murni 2014 sebanyak Rp 82 milyar. Namun, belum ada serapan anggaran dengan disebabkan beberapa data belum dapat di simetrisasi secara lengkap.

“Karena ini (proyek pembangunan jalan Mrican-Jangli) menjadi silpa. Tahun 2015 dianggarkan kembali  Rp 40 milyar dan sudah menginventarisasi data awal dan sudah sampai tahapan penetapan lokasi dan sosialisasi,” ungkapnya.

proyek pembangunan jalan Mrican-Jangli yang diperuntukkan untuk pengurai kemacetan
proyek pembangunan jalan Mrican-Jangli yang diperuntukkan untuk pengurai kemacetan

Menurutnya, anggaran menurun karena pertimbangan proses tahapan pembebasan cukup panjang. Melihat dari pengalam dari 2014 dari pada anggaran tersebut terjadi banyak silpa sehingga agaran tersebut dipangkas separoh dari sebelumnya. Namun apabila tahapan nantinya lancar akan dilakukan di anggaran 2016.

“Daripada nanti penyerapan anggaraan tidak maksimal dengan kata lain di lakukan 2 tahap anggaran. Sehingga ketika masyarakat sudah menyetujui dengan kegiatan ini, kami akan melakukan tahapan selanjutnya termasuk pengukuran dari BPN penilaian dari apresel dan harapan di tahun 2015 ini ada penyerapan anggaran dari kegiatan tersebut,” terangnya.

Lanjutnya mengatakan, rencana pembangunan jalan Mrican-Jangli dengan panjang mencapai 3,2 km dan lebar 27 meter. Sedangkan lahan yang terkena proyek pembangunan jalan tersebut kurang lebih 150 bidang. Saat ini pihaknya telah melakukan pendataan awal dan sosialisasi kepada masyarakat yang ada di wilayah Candi-Mrican.

“Ada 2 tahap pelakasanaan sosialisasi karena beberapa masyarakat belum menerima jalur lokasi yang sudah di tetapkan pemkot. Kami berharap kepada masyarakat, karena ini untuk program Pemkot Semarang dalam rangka membagi kepadatan lalulintas yang ada di Kota Semarang khususnya untuk jalur dari atas ke bawah yakni mengurai kemacetan itu harus dilakukan pengadaan tanah yang ada di sana,” harapnya. (Bj)

Advertisements