Home Lintas Jateng Tak Kunjung Diperbaiki, Polisi Menguruk Jalan dengan Tanah

Tak Kunjung Diperbaiki, Polisi Menguruk Jalan dengan Tanah

Kanit Regident Polres Jepara awasi pengurukan jalan rusak.
Kanit Regident Polres Jepara awasi pengurukan jalan rusak.
Kanit Regident Polres Jepara awasi pengurukan jalan rusak.

Jepara, 28/02 (Beritajateng.net) – Jalan MT Haryono Jepara yang cukup padat lalu lintas dalam kondisi rusak berat. Jalan itu menjadi lalu lintas bus-bus dan angkutan, serta truk siang malam. Selain itu, jalur itu juga ramai karena terdapat Kantor Unit Pelayanan Pendapatan dan Pemberdayaan Aset Daerah (UP3AD).

Polres Jepara bersama UP3AD terpaksa menguruk permukaan jalan yang berlubang karena kondisinya sudah rusak parah.

Kasatlantas Polres Jepara AKP Arianto Salkery melalui Kanit Registrasi dan Identifikasi (Regident) Iptu M Syaifuddin mengatakan, pihaknya terpaksa menguruk sementara jalan berlubang karena banyak keluhan masyarakat.

“Kantor UP3AD ini tiap hari ada seribuan orang yang mengurus kendaraan. Belum lagi di sisi utara ada Kantor Polsek Kota. Sedangkan jalannya rusak berat. Kami berinisiatif untuk menguruk sementara sambil menunggu perbaikan permanen dari Pemkab,” kata Syaifuddin saat menunggui proses pengurukan.

Kerusakan paling parah Jalan MT Haryono ada di depan kantor UP3AD atau Kantor Samsat serta persis di depan kompleks gedung parpol. Karena kerusakannya berat, kendaraan nyaris tak bisa memilih jalur yang mulus.

“Kami khawatir terjadi kecelakaan sehingga lubang-lubang besar kami uruk dengan batu krosok,” lanjut dia.

Kepala UP3AD Njoto Legowo mengatakan, pihaknya beberapa waktu lalu mendapatkan laporan dari satuan pengamanan di kantornya terkait insiden tergulingnya becak yang melintas di depan jalur itu.

“Kami sepakat dengan Satlantas untuk bersama-sama menguruk sementara jalan yang rusak berat. Sementara baru bisa menguruk depan depan kantor karena kerusakan jalan dari ujung selatan sampai utara,” kata Njoto Legowo.

Masyarakat yang meregistrasi kendaraan dan membayar pajak di kantor UP3AD rata-rata setiap hari 800 orang. Pada saat-saat tertentu bisa lebih.

“Kerusakan jalan juga ada persis di depan pintu masuk kantor ini,” kata dia.( BJ18)

Advertisements