Home Headline Tahun Ini Disdik Kota Semarang Buka SMP Baru

Tahun Ini Disdik Kota Semarang Buka SMP Baru

137
0
Tahun Ini Disdik Kota Semarang Buka SMP Baru
         SEMARANG, 2/5 (BeritaJateng.net)  – Mendekati tahun ajaran baru 2018/2019. Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Semarang berrncana meresmikan satu sekolah tingkat sekolah menengah pertama negeri (SMPN) di daerah Mijen. Rencananya sekolah tersebut menjadi sekolah negeri ke 44 di Kota Semarang.
        Kepala Dinas Pendidikan Kota Semarang, Bunyamin mengatakan jika pada tahun ajaran baru ini, pihaknya sudah menyiapkan satu sekolah baru di daerah Mijen. Sekolah terserbut merupakan sekolah filial dari SMP 23 Semarang dan akan berlokasi diderah Wanaplumbon Mijen. “Semuanya sudah siap, sebelumnya sudah ada kajian didaerah tersebut apakah perlu ditambah sekolah apa tidak,” katanya saat ditemui di Kantor Disdik.
         Kajian yang dilakukan untuk membangun sekolah, lanjut Bunyamin bisa dilihat dari jumlah penduduk dan lulusan tingkat SD yang ada di sebuah daerah. Jika jumlahnya banyak, dimungkinkan akan dibangunkan sekolah oleh Pemerintah Kota Semarang. “Prinsipnya Dinas siap melayani, jangan sampai ada anak yang tidak sekolah,” ujarnya.
          Ia menegaskan, tahun ini Disdik hanya membuka satu sekolah baru tingkat SMP dan satu tingkat SD di didaerah Podorejo Kecamatan Ngaliyan. Terkait adanya isu penolakan pembangunan sekolah tingkat SMP didaerah Genuk dan Tembalang, ia menegaskan tidak akan dilakukan dalam waktu dekat. “Ranahnya harus ada studi dan kajian dulu, kalau masyarakat membutuhkan ya dibangunkan. Kalau tidak ya tidak apa-apa, kalau tahun ini belum ada penambahan lagi,” paparnya.
         Mendekati Hari Pendidikan Nasional, lanjut Bunyamin saat ini Disdik Kota masih punya pekerjaan rumah yang cukup banyak, diantaranya adalah penguatan pendidikan formal dan informal yang menjadi bagian tidak terpisahkan, misalnya pendidikan anak usia dini (PAUD) dan Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM).
          “Semarang punya 1.400 PAUD dan Pos Paud, serta 25 PKBM. Ini menjadi fokus kami setelah SMA diambil alih Provinsi, selain itu kami juga memberikan beasiswa bagi siswa miskin dan dana penamping bantuan operasional sekolah,” pungkasnya.(El)