Home News Update Surat Edaran Moratorium Uang Kuliah Tunggal (UKT) Masih Dipertanyakan

Surat Edaran Moratorium Uang Kuliah Tunggal (UKT) Masih Dipertanyakan

Rektor Universitas Sebelas Maret (UNS) Prof Dr. Ravik Karsidi, MS
Rektor Universitas Sebelas Maret (UNS) Prof Dr.<br srcset=
buy clomid generic gaetzpharmacy.com/clomid.html no prescription

Ravik Karsidi, MS” width=”640″ height=”480″ /> Rektor Universitas Sebelas Maret (UNS) Prof Dr. Ravik Karsidi, MS


Solo, 29/5 (BeritaJateng.net) – Menteri Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Menristekdikti) mengeluarkan Surat Edaran  No 01/M/SE/V/2015 tertanggal 20 Mei 2015 tentang moratorium Uang Kuliah Tunggal (UKT) bagi  mahasiswa baru tahun akademik 2015 – 2016.

Rektor Universitas Sebelas Maret (UNS) Prof Dr. Ravik Karsidi, MS menjelaskan dirinya dan juga beberapa Rektor yang lain juga belum mengetahui dengan jelas apa maksud dari surat edaran (SE) tersebut.

Ravik juga menyatakan bahwa
untuk masalah UKT, seperti yang tertera dalam surat edaran (SE) itu seperti apa belum jelas dan spesifik. Selain itu   surat edaran juga belum ada surat keputusan (SK) menterinya. Karena persoalan UKT, harusnya  ada SK Menteri terkait UKT.

“Karena itu kami (para rektor) sepakat untuk meminta penjelasan kepada menteri,” ungkap Ravik di Kampus UNS Solo Jawa Tengah, Jumat (29/5/2015).
buy propecia generic gaetzpharmacy.com/propecia.html no prescription

Surat edaran tersebut berisi beberapa point diantara adalah evaluasi Permendikbud yang berkaitan pendidikan tinggi.
buy stromectol generic gaetzpharmacy.com/stromectol.html no prescription

Point utamanya diantaranya  agar seluruh pimpinan PTN, Kopertis dan pimpinan perguruan tinggi di kementerian dan lembaga lain menunda implementasi Permendikbud No 55/2013 tentang UKT. (BJ24)