Home Headline Suporter Bola Rusak dan Lakukan Penganiayaan Ditangkap Polisi

Suporter Bola Rusak dan Lakukan Penganiayaan Ditangkap Polisi

972
0
Suporter Bola Rusak dan Lakukan Penganiayaan Ditangkap Polisi
       Semarang, 9/10 (BeritaJateng.net) – Aparat Kepolisian berhasil mengamankan tiga orang suporter Persis Solo atas aksi pengrusakan dan pengeroyokan di mini market Alfamart Irigasi Mangkang Kulon, Tugu, Semarang pada Sabtu, ( 29/ 9) lalu.
       Tiga tersangka masing-masing dua orang pelaku yakni GR (16) warga Pajang, Laweyan, Surakarta dan AD (18) warga Pajang, Laweyan, Surakarta tersebut melakukan pelemparan botol dan batu ke mini market tersebut, hingga kaca depan pecah.
        Sedangkan pelaku Mohamad Sodiq (38) warga Gandekan Kiwo, Jayengan, Serengan, Surakarta itu melakukan penganiayaan terhadap Yusuf Febriansah (15) warga Kemantren Wonosari, Ngalian, Semarang hingga mengalami sejumlah luka di wajah korban.
        Kapolrestabes Semarang, Kombes Abiyoso Seno Aji mengatakan ketiga pelaku tersebut berhasil ditangkap di Solo, berdasarkan sejumlah barang bukti termasuk rekaman kamera cctv yang ada di mini market tersebut.
         “Jadi para suporter ini pulang setelah menonton sepak bola di Batang, lalu lewat Semarang, kemudian saat di lokasi kejadian mereka merusak mini market dan melakukan penganiayaan,” ujarnya saat gelar perkara Senin (8/10).
       Sedangkan pelaku Sodiq mengaku saat kejadian, itu adalah emosi sesaat, lantaran dari sepulangnya menonton sepak bola, bus yang ditumpangi bersama suporter lainnya mendapat provokasi berupa lemparan. “Bus dilempari dari sejak di Weleri, jadi semuanya sudah emosi,” akunya.
        Sebelumya terdapat 5 bus suporter yang mendapat kawalan dari pihak kepolisian. Namun sesampai di tkp, bus pertama berhenti dan penumpangnya turun dan melakukan pengrusakan mini market dan penganiyaan terhadap warga.
         “Jadi di lokasi, ada yang teriak-teriak, dikira itu mengejek suporter, sehingga terprovokasi. Dari barang bukti botol minuman keras yang dilempar juga, diduga mereka dalam keadaan mabuk,” ujarnya dihadapan Polisi
        Meski tiga pelaku sudah diamankan namun Aparat Kepolisian masih  menyakini, masih ada pelaku lainnya yang ikut dalam aksi tersebut. Polisi juga akan melakukan pengembangan dari keterangan pelaku dan saksi serta barang bukti rekaman cctv. (Nh/El)