Home Headline Suplai Air Baku Pengisian Mobil Damkar Minim

Suplai Air Baku Pengisian Mobil Damkar Minim

542
Mobil pemadam kebakaran

Semarang, 9/9 (BeritaJateng.net) – Pasokan air baku untuk mengisi tangki mobil Damkar Dinas Pemadam Kebakaran Kota Semarang mulai sulit, hal ini lantaran sumber air saat musim kemarau yang minim dan terbatas.

“Kita harus menghemat air,” kata Kepala Dinas Pemadam Kebakaran Kota Semarang, Arief Rudianto saat ditemui di Balaikota Semarang, Senin.

Rudi sapaan akrabnya, menjelaskan bahwa selama ini suplai air untuk Damkar berasal dari air PDAM serta beberapa sumber air atau sendang. “Biasanya, kami manfaatkan air dari PDAM, sumber air di Taman Lele, sumber air di depan Hotel Metro, terkadang juga mengambil air tidak resmi dari Banjir Kanal Barat,” jelasnya.

Menurutnya, kondisi air BKB yang juga merupakan air baku PDAM, saat ini debitnya tidak sesuai yang diharapkan. “Dulu, sumber air di Kota Lama jadi andalan kami. Karena air yang ada disana tidak pernah kering meski musim kemarau. Sekarang sudah gak boleh, karena semenjak revitalisasi, sudah dibatasi, apalagi bakal jadi area pedestrian,” kata Rudi.

Dalam sehari, lanjut Rudi, setidaknya dropping air untuk pengisian tangkir mobil damkar dilakukan sebanyak lima kali dengan kapasitas air mencapai 5.000 liter air.

Apalagi, intensitas kebakaran pada musim kemarau bertambah. Lahan kosong dan ilalang kering jadi pemicu kebakaran terbanyak di kota Semarang. “Sejak Januari hingga saat ini, tercatat lebih dari 200 kejadian kebakaran di Semarang,” imbuhnya.

Untuk mengatasi suplai air yang terbatas, Dinas Pemadam Kebakaran akan melakukan koordinasi dengan BBWS, untuk mengambil air pengisian tangki mobil damkar di Banjir Kanal Barat dan Gajah Mungkur. (El)