Home Lintas Jateng Suami Istri Itu Terjepit Dalam Mobil dan Reruntuhan Longsor

Suami Istri Itu Terjepit Dalam Mobil dan Reruntuhan Longsor

473
foto: ist

Banjarnegara, 15/12 (Beritajateng.net) – Longsor yang terjadi di Dusun Jemblung, Desa Sampang, Kecamatan Karangkobar, Kabupaten Banjarnegara menjadi duka banyak orang. Material tanah dari tebing setinggi 400 meter itu merenggut harta benda, bahkan diperkirakan hingga lebih dari 100 nyawa melayang.

Posko Badan SAR Nasional (Basarnas), Kantor SAR Semarang melaporkan hingga Minggu (14/12) sore, pukul 17.00 Tim rescue Basarnas dan Tim SAR gabungan berhasil mengevakuasi 21 korban meninggal dunia. Jumlah keseluruhan korban tewas yang berhasil ditemukan hingga Minggu sore ini berjumlah 39 orang. Sebanyak 18 korban tewas ditemukan hari sebelumnya.

Kepala Kantor SAR Semarang selaku SAR Mission Coordinator (SMC) Agus Haryono menceritakan, dalam proses evakuasi itu tim menemukan korban yang merupakan sepasang suami istri di dalam sebuah mobil pick up. Keduanya terjebak dalam mobil yang ketika itu diduga tengah melintas di kawasan tersebut.

Proses evakuasi yang dilakukan ungkapnya cukup lama, sebab kedua korban terjepit di jok depan mobil. Basarnas Special Grub (BSG) harus memotong kabin bagian atas pick up warna putih itu. Pemotongan dilakukan dengan menggunakan peralatan ekstrikasi.

Proses evakuasi yang panjang itu membutuhkan waktu hingga tiga jam. Meski begitu tim tetap berupaya untuk mengambil jasad kedua korban. Setelah dilakukan berbagai upaya dengan membersihkan material longsor dan mobil itu, keduanya akhirnya bisa dievakuasi. Dua korban itu ditemukan di titik pertama pencarian korban pada Minggu (14/12).

Dititik lain, ungkap Agus, tim SAR gabungan menemukan satu korban yang masih memegang stang sepeda motor dan terjepit di bawah mobil pick up warna biru. Korban laki laki yang diketahui seorang satpam itu berhasil dievakuasi setelah mengangkat mobil yang menjepitnya serta dengan menyemprotkan air ke tanah yang menimbunnya.

“Tim SAR juga menemukan dua korban laki laki yang berada di sekitar mobil pickup tersebut. Proses evakuasi kedua korban tersebut tidak sulit karena cukup dengan menyemprotkan air kedalam timbunan tanah di sekitar mobil tersebut,” papar Agus yang memimpin pencarian langsung di lokasi longsor.

Sore harinya, kata Agus, pada pukul 15.15 tim kembali menemukan korban berjenis kelamin perempuan. Korban ditemukan terjepit mobil pickup warna merah. Proses evakuasi korban dilakukan dengan menyemprotkan air ke sekitar jasad korban. Menurut Agus pencarian di hari itu cukup efektif. Diharapkan seluruh korban bisa ditemukan dalam waktu yang tidak terlalu lama. (ris/ng/pj)

Advertisements