Home Ekbis Stok Buah Impor Menumpuk di Gudang

Stok Buah Impor Menumpuk di Gudang

Ilustrasi

IlustrasiSemarang, 29/1 (Beritajateng.net) – Ketua Umum Asosiasi Eksportir dan Importir Buah dan Sayuran Segar Indonesia, Khafid Sirotuddin, mengungkapkan, stok buah import menumpuk di gudang akibat turunnya permintaan pasar.

Penumpukan tersebut akibat dari dampak adanya penarikan Apel Impor jenis Granny Smith dan Royal Gala yang diimport dari California, akibat mengandung bakteri Listeria Monocytogemus .

“Importir buah saat ini sedang pusing karena pedagang enggan menjual apel import, padahal bukan dari jenis yang ditarik tersebut,” ungkapnya, Kamis (29/1), di Gedung Berlian Jalan Pahlawan Semarang.

Khafid menjelaskan, saat ini ada empat jenis apel import yang termasuk banyak digemari masyarakat. Keempat jenis apel tersebut adalah Granny Smith dan Royal Gala yang diimport dari California dan ditarik dari pasaran, Red Delicious yang diimport dari Amerika Serikat dan Fuji yang diimport dari Cina.

Granny Smith dan Royal Gala sendiri sebenarnya tidak semua diimport dari California. Ada beberapa yang didatangkan dari Afrika Selatan, New Zealand dan Prancis.  “Kondisi ini diperparah dengan pengetahuan dari petugas yang tidak paham dan asal tarik apel dari pasaran. Mosok diimport dari Prancis ikut ditarik,” jelasnya.

Selaku ketua asosiasi pengimport buah, Khafid sangat menyesalkan kejadian yang banyak merugikan anggota dan para distributornya ini. Oleh karena itu dia mengharapkan agar petugas lebih cermat dan masyarakat harus bijak menyikapi larangan peredaran apel dari California ini.

Pelarangan peredaran buah apel asal California ini berawal dari ditemukannya bakteri mematikan yang dikenal dengan nama Listeria Monocytogemus yang ditemukan pada karamel apel kedua jenis tersebut dan memakan 3 korban meninggal.

Atas kejadian tersebut, Pemerintah Amerika Serikat mengirim surat kepada negara negara yang mengimport buah tersebut yang isinya melarang untuk menjual belikan kedua jenis apel asal California itu dengan semua turunannya.(BJ013)