Home News Update Spanduk Dukungan Bertebaran, Anung ‘No Comment’

Spanduk Dukungan Bertebaran, Anung ‘No Comment’

Spanduk dukungan kepada Anung nampak di beberapa titik wilayah Kota Solo.
Spanduk dukungan kepada Anung nampak di beberapa titik wilayah Kota Solo.
Spanduk dukungan kepada Anung nampak di beberapa titik wilayah Kota Solo.

Solo, 23/6 (BeritaJateng.net) – Jelang pemilihan Walikota Solo yang digelar Desember 2015, spanduk yang mendukung calon yang diusung oleh gabungan beberapa partai yang berkoalisi dalam KSB Anung Indro Susanto nampak terlihat di beberapa titik wilayah di kota Solo. 

Dukungan terhadap Anung sebagai Calon Walikota mulai bermunculan dalam bentuk spanduk, baliho yang di pasang di berbagai titik. Diantaranya berada di wilayah Sumber yang berada dekat dengan kediaman Presiden Joko Widodo. Selain itu spanduk dukungan juga terpasang di wilayah Pedaringan Jebres Solo juga di jalan Juanda Solo.   

Dalam spanduk yaang terpasang di beberapa titik tersebut, Anung berpasangan dengan Muhammad Fajri mantan anggota DPRD Solo dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS). Dengan mengusung tagline ‘Solo Bisa Lebih Baik’ dan dibawahnya adalah dukungan dari Gemas (Gerakan Elemen Masyarakat Surakarta). 

Terkait pemasangan spanduk tersebut Anung mengaku tidak mengetahuinya karena  sampai saat ini belum mendapat rekomendasi resmi terkait siapa calon wakil walikota yang nantinya diusung oleh  partai politik yang tergabung dalam KSB.

“Mungkin dipasang oleh simpatisan dan para pendukung. Namun sampai saat ini belum ada keputusan final dari  Koalisi Solo Bersama (KSB) terkait pasangan calon yang akan diusung dalam pilkada,” jelas Anung. 

Anung menyebutkan kemungkinan spanduk tersebut di pasang oleh para pendukungnya. Namun dalam spanduk tersebut gambar dirinya juga berpasangan dengan bukan Umar Hasyim dan juga Muhammad Taufik. Jadi bukan hanya dengan Muhammad Fajri saja. 

Sampai saat ini enam partai politik yang tergabung dalam KSB, masih membahas tiga nama siapa saja yang nantinya akan berpasangan dengan Anung. Tiga kandidat tersebut adalah Umar Hasyim dari PAN, Muhammad Taufiq, pengacara Solo, dan Muhammad Fajri dari PKS. 

“Hal yang terpenting calon wakil walikota nantinya diminati oleh masyaraka. Tapi saya belum usulkan siapa-siapa. Ketiganya memiliki peluang yang sama untuk menjadi kandidat,” pungkas Anung. (BJ24)