Home Headline Solar 10 Ton Didapat Dari ‘Kencing’ Kapal Berlabuh Di Tanjung Emas 

Solar 10 Ton Didapat Dari ‘Kencing’ Kapal Berlabuh Di Tanjung Emas 

927
0
Solar 10 Ton Didapat Dari 'Kencing' Kapal Berlabuh Di Tanjung Emas.
       Semarang, Direktur Kepolisian Air Polda Jawa TengahKombes Pol Andreas Kusmaedi mengatakan, BBM jenis solar dalam kapal kayu yang diamankan dalam patroli Polair Mabes Polri, Selasa (24/7) lalu adalah hasil kencingan kapal. Nahkoda kapal itu, Nur Salim, sebelumnya telah ditetapkan sebagai tersangka.
        “Didapat dari kencingan kapal-kapal. Punyanya mungkin sudah lama,” ujarnya saat jumpa pers di Kantor Ditpolairut Jateng Komplek Pelabuhan Tanjung Emas Semarang, Senin (30/7).
        Namun, ia masih enggan menjelaskan terkait pihak-pihak penyalur solar ke kapal yang diketahui milik seorang anggota Ditpolair Polda Jateng itu. Termasuk bagaimana prosesnya. “Ini masih kita selidiki. Termasuk kita periksa juga pemilik kapal itu. Sudah dipanggil Propam kemarin,” sambungnya.
       Menurut Andreas, pemilik kapal berinisial T itu saat ini tengah bertugas di Purworejo. Dia dipindah dari Semarang kurang lebih setahun lalu atas permintaannya sendiri.
       “Dia sendiri yang minta karena dia asalnya dari sana. Bertugas di Polair sendiri sudah cukup lama dan dia dikenal sebagai anggota yang baik,” katanya lagi.
        Sementara sang nahkoda kapal Nur Salim, hingga kini masih menjalani pemeriksaan guna kepentingan kasus. Ia sendiri ditangkap dan ditetapkan tersangka lantaran tak bisa menunjukkan dokumen resmi terkait muatan BBM itu saat diperiksa oleh Patroli Polair Mabes Polri di Perairan Tanjung Emas Semarang, Selasa (24/7) lalu.
        Yang bersangkutan diduga melanggar Pasal 53 Undang-undang Migas soal Pengangkutan BBM Tanpa Dokumen Sah. “Muatannya solar di dalam kapal kayu itu sekitar sepuluh ton lah. Dikalikan saja kalau satu liter Rp 5 ribuan, jadi berapa total nilainya,” cetusnya.
        Solar itu sendiri saat ini sudah diamankan dan dipindah dalam puluhan barrel. Sementara kapal kayunya disandarkan di kawasan perairan dekat Kantor Ditpolairut Jateng Komplek Pelabuhan Tanjung Emas Semarang. (Nh/El)