Home Headline Sinergi Dengan BJB Kunci Keberhasilan Jamkrida Jabar

Sinergi Dengan BJB Kunci Keberhasilan Jamkrida Jabar

169
0

SEMARANG, 1/6 (Beritajateng.net) – Sebagai sesama BUMD milik Pemprov Jawa Barat, Bank Jabar Banten (BJB) memberikan jatah penjaminan kredit yang cukup signifikan pada PT jamkrida. Kondisi inilah yang membuat prestasi lembaga penjaminan yang berdiri tahun 2012 ini berkembang dengan sangat baik.

Dirut Jamkrida Jabar Tri Budhi Muljawan mengatakan BUMD milik Pemprov Jabar tersebut didirikan pada 2012. Sejauh ini modal yang telah disetor mencapai Rp 153,2 miliar. Komposisinya, Pemprov Jabar menjadi pemegang saham mayoritas dengan memberi modal Rp 153 miliar. Sementara YKP BJB memberi tambahan Rp 200 juta.

“Sinergi kami dengan BJB sejak kami berdiri sangat baik, Alhamdulillah kami bisa tumbuh seperti Sekarang karena dukungan BJB,” ungkapnya saat menerima kunjungan kerja Komisi C DPRD jateng di Jamkrida Jabar.

Tri Budhi menjelaskan, BJB memiliki program Kredit Cinta Rakyat (KCR). Targetnya membuka 2 juta lapangan kerja baru dan mencetak 100.000 wirausaha baru.

Saat ini, dengan dukungan Pemda, Jamkrida Jabar memiliki kas dan setara kas Rp 160 miliar, Rp 51,3 miliar aset lancar, dan Rp 59,5 miliar investasi jangka panjang. Sedangkan volume kredit mencapai Rp11,7 triliun, volume penjaminan Rp 7,6 triliun, dan total klaim Rp 27,7 miliar.

“Kami berupaya mengatur keseimbangan agar kewajiban memberi kredit ke UMKM dan setor ke PAD terpenuhi. Ada beberapa bank mitra, termasuk BJB yang membantu kami,” ungkapnya.

Lebih lanjut Dirut Jamkrida Jabar ini mengatakan, persoalan yang terjadi di Jawa Barat dan Jateng pada awal berdirinya Jamkrida hampir sama yakni bersaing dengan Jamkrindo dan Askrindo yang sudah beroperasi terlebih dahulu.

“Semula Jamkrindo dan Askrindo juga ada di Program KCR ini. Alhamdulillah sekarang semuanya dipegang Jamkrida,” katanya.

Ketua Komisi C DPRD Jateng Asfirla Harisanto mengakui pertumbuhan yang dicapai Jamkrida Jabar luar biasa. “Kami ingin belajar dari Jamkrida Jabar karena belum puas dengan apa yang sudah dicapai oleh Jamkrida Jateng. Ingin kita tingkatkan lagi,” ujar Bogi, panggilan akrab Asfirla. Pihaknya mengapresiasi pertumbuhan Jamkrida Jabar yang dulu sempat terpuruk, namun mampu bangkit dan berkembang pesat.

Dia menambahkan, di Jateng juga ada Jamkrindo dan Askrindo yang menjadi pesaing utama Jamkrida Jateng. “Selama ini Jamkrida Jateng besar dari kerjasama dengan BPR BKK, bukan dari Bank Jateng yang menjadi saudara tuanya,” paparnya.

Anggota Komisi C DPRD Jateng Ahmad Ridwan menambahkan, Jamkrida Jabar bisa berkembang pesat karena “nyambung” dengan BJB. “Jamkrida Jabar volume kreditnya bisa mencapai Rp 11,7 triliun, ini luar biasa,” ungkapnya.

Dia sepakat dengan langkah Jamkrida Jabar yang berkomitmen terhadap UMKM dengan mengucurkan KCR. Ridwan berharap hal yang sama bisa diikuti Jamkrida Jateng.

(NK)