Home Ekbis Simpanan Nasabah Bank Dijamin LPS

Simpanan Nasabah Bank Dijamin LPS

1114
0
Simpanan Nasabah Bank Dijamin LPS
        KAJEN, 24/9 (BeritaJateng.net) – Untuk memberikan keamanan dan kenyamanan terhadap masyarakat yang memercayakan simpanannya di bank, Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) menjamin simpanan maksimal Rp 2 miliar per nasabah per bank. Demikian disampaikan Kepala Divisi Perhitungan dan Verifikasi Premi Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) Budi Joyo Santoso.
        “Nilai simpanan yang dijamin LPS sesuai Peraturan Pemerintah Nomor 66 Tahun 2008 yakni maksimal Rp 2 miliar per nasabah per bank. Untuk syarat simpanan yang layak dibayar sendiri sesuai Pasal 19 ayat 1 UU LPS adalah tercatat dalam pembukuan bank, tingkat bunga tidak melebihi tingkat bunga penjaminan LPS dan tidak melakukan tindakan merugikan bank,” terang dia.
       Dia mengatakan, perlindungan ini sesuai dengan dua fungsi LPS yakni menjamin simpanan nasabah penyimpan dan aktif memelihara stabilitas sistem perbankan sesuai kewenangan. Sedang tugasnya melaksanakan fungsi penjaminan simpanan, memelihara stabilitas sistem perbankan dan melakukan penyelesaian atau penanganan bank gagal.
“Jadi masyarakat tidak perlu lagi ragu menyimpan uangnya di bank,” katanya.
        Wakil Bupati Pekalongan Arini Harimurti mengatakan, dengan adanya peran dari LPS ini diharapkan kepercayaan nasabah maupun perbankan semakin meningkat terutama dalam memercayakan simpanannya di bank. Hal ini sesuai dengan tema yang diangkat dalam seminar dan diskusi kali ini yaitu Peran LPS dalam Mendukung Stabilitas Sistem Perbankan.
        “Tema ini tepat diterapkan mengingat kini nasabah membutuhkan perlindungan hukum lantaran rawan terjadinya hal tidak diinginkan seperti investasi bodong dan adanya risiko penyimpanan secara manual,” tuturnya.
       Anggota Komisi XI DPR RI Hendrawan Supratikno mengatakan, untuk menjawab tantangan dan tuntutan masyarakat saat ini, pihaknya juga akan mendorong untuk penjaminan simpanan di koperasi tidak hanya di perbankan saja. Karena sejumlah masyarakat juga memercayakan simpanannya di koperasi.
       “Mudah-mudahan saja bisa terealisasi. Hal ini penting lantaran koperasi juga menjadi salah satu alternative pengelolaan jasa keuangan bagi masyarakat,” kata dia.
        Sementara itu, Direktur Bidang Hukum Citra Institute Heriyono Tardjono mengatakan, dirinya sengaja menggelar seminar dan diskusi ini lantaran informasi mengenai LPS terhadap masyarakat masih minim. “Kami ingin masyarakat tahu apa peran dan fungsi dari LPS. Sehingga tidak ragu dalam memercayakan simpanannya di bank. Ke depan sosialisasi ini akan terus digencarkan agar kepercayaan terus meningkat. Untuk peserta pada kesempatan kali ini ada sekitar 150 orang dari berbagai elemen seperti mahasiswa, koperasi dan organisasi kepemudaan,” tandasnya di Hotel Horison Pekalongan. (ST/El)