Home Hukum dan Kriminal Sidang Penodaan Agama, Ve dan Fafa Akan Dihadirkan Kembali

Sidang Penodaan Agama, Ve dan Fafa Akan Dihadirkan Kembali

459
0
Perobek Al Quran Andrew Handoko Disidang di Semarang

 

SEMARANG, 12/2 (BeritaJateng.net) – Majelis hakim Pengadilan Negeri Semarang meminta jaksa dari Kejati Jateng Samsuri untuk menghadirkan kembali Fitri Damayanti, mantan pacar terdakwa Andrew Handoko serta saksi Ve dalam persidangan. Hal itu untuk memperjelas perkara dugaan penodaan agama di Solo tersebut.

Keterangan dua saksi itu diperlukan lagi, karena terdakwa Andrew tidak mengakui atau membantah telah melakukan perobekan Al Quran sebagaimana dakwaan jaksa.

“Saksi Fafa dan Ve perlu dihadirkan lagi untuk dikonfrontir dengan keterangan terdakwa,” kata ketua majelis hakim Pengadilan Negeri Semarang Pudjo Unggul, Sabtu (11/2/2017).

Sebelumnya, terdakwa Andrew merasa dijebak atas perkaranya tersebut. Sebelum ke kamar kos-kosan di Green Park Kamar Lavender, Jalan Pleret Raya, Sumber, Banjarsari, Surakarta pada Oktober 2016, ia mengaku minum-minum di salah satu kafe. Yang dilakukannya di kamar Fafa itu tanpa disadarinya, karena pengaruh minuman keras.

Keesokan harinya, terdakwa baru tersadar bahwa kamar Fafa berantakan. Dirinya juga tidak melihat adanya sobekan Al Quran di dalam koper Fafa.

“Saya tidak melakukan hal itu, sama sekali tidak menodai agama lain. Saya dituduh merobek Al Quran,” tandas Andrew.

Dalam perkara ini, jaksa Samsuri mendakwa Andrew telah melakukan perbuatan sebagaimana pasal 156 KUHP tentang Penodaan Agama atau pasal 406 tentang Perusakan.

Peristiwa bermula saat terdakwa datang ke tempat kos-kosan Fafa. Di tempat tersebut, Fafa tak berada ditempat, lalu meminjam kunci kos-kosan dan merusak sejumlah barang. Terdakwa mengambil alat kecantikan dan peralatan mandi, kemudian menyiram semua ke pakaian mantan kekasihnya. Andrew juga membuka koper di kamar Fafa dan merobek Al Quran dalam tas. (WR/EL)