Home DPRD Kota Semarang Sidak Sekolah, DPRD Kota Semarang Soroti Penerapan Sistem Pembelajaran Online

Sidak Sekolah, DPRD Kota Semarang Soroti Penerapan Sistem Pembelajaran Online

261
Komisi D DPRD Kota Semarang melakukan sidak ke sejumlah sekolah terkait evaluasi penerapan pembelajaran online.

Semarang, 28/7 (BeritaJateng.net) – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Semarang meminta sisten pembelajaran dengan metode dalam jaringan (daring) atau sistem online yang diterapkan selama masa pandemi Covid-19 agar di evaluasi.

Hal ini diungkapkan Sekertaris Komisi D DPRD Kota Semarang Anang Budi Utomo usai melakukan sidak di sejumlah SMP di Kota Semarang, Senin (27/2/2020).

Menurutnya, secara menyeluruh sistem pembelajaran tersebut sudah berjalan namun perlu dilakukan perbaikan.
“Meski sistem pembelajaran secara daring yang dilakukan saat ini sudah sesuai dengan standar, namun masih banyak kendala yang ditemukan dilapangan sehingga proses belajar mengajar menurut kami belum efektif,” katanya.

Anang melanjutkan, sejumlah catatan yang harus dievaluasi diantaranya kesiapan guru untuk memberikan materi pembelajaran secara realtime dengan melalui sistem online.

“Standarnya itu kita ingin pembelajaran jarak jauh bagi siswa harus terjadwal. Jadi guru harus siap di depan gawai entah laptop atau smartphone untuk memberikan pelajaran secara realtime kepada siswa dan ini nampaknya belum 100 persen dilakukan,” ungkapnya.

Menurutnya, saat ini masih ada guru yang belum menerapkan pembelajaran secara realtime. Misalnya, membuat rekaman materi berupa video untuk kemudian disebarkan ke siswa untuk dipelajari.

“Ada yang meerapkan guru buat materi lalu disebarkan melalui grup WhatsApp. Secara menyeluruh guru sudah sesuai standar tapi belum bisa 100 persen dan ini harus dibenahi,” tandasnya.

Kemudian politisi Partai Golkar ini menambahkan, beberapa persoalan lain yakni masih ada siswa yang tidak dapat mengakses pembelajaran secara daring karena terkendala kuota internet.

“Ada juga permasalahan kendala di kuota internet. Solusinya, kami sudah memberikan rekomendasi kepada Dinas Pendidikan Kota Semarang untuk memberikan bantuan kuota baik kepada guru maupun siswa melalui dana BOS. Dan dari Disdik tadi sudah menekankan itu bisa dibantu,” jelasnya.

Pelatihan Untuk Guru

Komisi D DPRD Kota Semarang juga memberikan masukan kepada Dinas Pendidikan Kota Semarang untuk mengadakan pelatihan bagi guru untuk mengupgrade kemampuan terkait dengan pembelajaran secara online.

“Kami sudah minta Disdik untuk melakukan pelatihan atau Bintek bagi guru, tentang kemampuan guru melakukan pembelajaran jarak jauh dengan sistem online,” katanya.

Melalui pelatihan tersebut, diharapkan pembelajaran berbasis online di masa pandemi ini dapat berjalan dengan efektif.

“Pembelajaran atau bintek ini juga sekaligus dapat memberikan solusi pada siswa yang tidak bisa atau kesulitan mengakses dengan segala kendala yang dihadapi,” tambahnya.