Home Headline Sidak Eks Lokalisasi Gambilangu, Isu Prostitusi Hanya Hoax

Sidak Eks Lokalisasi Gambilangu, Isu Prostitusi Hanya Hoax

352
Kawasan Eks Gambilangu kini berubah menjadi kampung Karaoke.

Semarang, 29/07 (BeritaJateng.net) – Eks Lokalisasi Gambilangu Semarang kini berubah menjadi kawasan ‘Kampung Karaoke’.

Setelah penutupan kegiatan prostitusi yang dilakukan oleh pemerintah Kota Semarang pada tanggal 19 November 2019 lalu, Kampung Rowosari Atas kini menjadi tempat usaha karaoke.

Sementara nama Resosialisasi Gambilangu (GBL) kini menjadi Kampung Karaoke Rowosari Atas, setelah pemerintah menutup kegiatan praktek prostitusi tersebut.

Ketua Paguyuban Kampung Rowosari Atas Kaningsih (64) atau lebih dikenal dengan panggilan Mami Ning, berusaha semaksimal mungkin untuk mewujudkan Rowosari Atas ini bersih dari kegiatan prostitusi.

“Saya bersama pengurus yang berjumlah 8 orang, berusaha untuk selalu melaksanakan program pemerintah yang mengharuskan Rowosari Atas bebas dari kegiatan prostitusi,” ujar Karningsih yang ditemui di Balai Pertemuan RW 6 Kelurahan Mangkang Kulon, Kecamatan Tugu.

Sidak Eks Lokalisasi Gambilangu, Isu Prostitusi Hanya HoaxKaningsih menambahkan, sekitar seminggu lalu ada isu yang merebak di Rowosari Atas, bahwa masih adanya praktek prostitusi.

Pengurus merespon dengan cepat, mereka melakukan sidak dari wisma ke wisma pada Rabu 29 Juli 2020 sekitar pukul 01.00 (WIB) hingga pukul 03.00 WIB dini hari. Bahkan, sama sekali tidak menemukan adanya kegiatan praktek prostitusi.

“Kami selaku pengurus langsung mengambil tindakan, kami sidak dini hari tadi di setiap wisma dan kami tidak menemukan adanya praktek prostitusi,” ungkap Mami Ning saat ditemui dini hari tadi, Rabu (29/07).

Tanggung jawab pengurus paguyuban ini, adalah amanah dari Kepala Satpol PP Kota Semarang, Fajar Purwoto. Dimana sesuai Peraturan Daerah (Perda) Kota Semarang nomer 05 tahun 2017, kawasan Rowosari Atas ini harus bebas dari prostitusi. (NG/El)