Home Ekbis Sidak di Supermarket Disperindag Temukan Makanan Kadaluarsa

Sidak di Supermarket Disperindag Temukan Makanan Kadaluarsa

560

Semarang, 19/12 (BeritaJateng.net) – Tim gabungan dari Disperindag kota Semarang, Dinas Kota Semarang, Balaipom dan Ketahanan Pangan kembali menemukan makanan atau minuman kemasan yang kadaluarsa di pusat perbelanjaan di kota Semarang saat menggelar inspeksi mendadak (Sidak), Jumat (18/12) kemarin.

Bahan makanan berupa jamur merang kemasan diketahui kadaluarsa dan bercampur satu item dengan kemasan yang sama yang terjajar rapi siap jual.

“Ada beberapa temuan jamur yang kadaluwarsa ditumpuk dengan yang masih baru. Jadi yang kadawaluwarsa ini dicampur dengan yang baru,” ungkap Kepala Disperindag Kota Semarang, Nurjanah saat melakukan sidak di supermarket Superindo di jalan Sultan Agung, Semarang.

Pihaknya menegaskan kepada pemilik supermarket untuk selalu mengontrol secara berulang dan teliti terhadap berbagai barang yang dijual. Selain itu, barang yang telah terbukti tidak layak konsumsi tersebut untuk segera dimusnahkan dengan tujuan agar tidak merugikan pembeli atau masyarakat.

“Kalau dikonsumsi masyarakat akan membahayakan. Maka harus dimusnahkan. Pemilik juga harus rutin ngecek dan ngontrol barang-barangnya supaya kalau yang kadaluarsa bisa diketahui dan ditarik. Kami juga tegaskan kepada pemilik, kalau masih ketahuan lagi menjual barang yang tidak laiak konsumsi bisa kena sanski tegas, bisa dicabut izinnya,” tegasnya.

Pihaknya juga mengakui, akan terus rutin melakukan pantauan atau pengecekan dilapangan terhadap supermarket atau swalayan yang ada di Kota Semarang. Hal ini untuk mengantisipasi terjadinya kecurangan atau pelanggaran yang merugikan dan bahkan membahayakan masyarakat khususnya pembeli.

“Meski tempat ini sudah kami panatu dan dicek, berarti bukan terus berhenti disini. Suatu saat nanti akan kita lakukan sidak lagi ditempat ini. Kami juga menghimbau kepada masyarakat untuk teliti sebelum membeli dan segera melapor jika ada barang yang tidak laiak jual,” tegasnya.

Pihaknya menambahkan, selain menemukan barang makanan yang tidak layak jual juga menemukan sejumlah makanan dalam kemasan yang tidak seuai dengan izin edar atau PIRT produk dari pelaku usaha. Namun demikian, hal tersebut tetap menjadi catatan agar pemilik supermarket untuk tetap memilih produk makanan kemasan yang sesuai izinnya.

“Disini kami juga temukan kemasan ceriping pisang yang tidak sesuai dengan PIRTnya. Terus di swalayan Giant tadi juga, meski tidak ada makanan atau minuman yang kadalauwarsa tapi, masih ada makanan kemasan yang juga tidak sesuai dengan PIRTnya,” katanya.

Pada kesempatan yang sama, Store Manager Superindo, Dyah Retno berdalih jika barang makanan kemasan yang tidak layak konsumsi lolos dari pengecekan. Namun, demikian, pihaknya akan menindaklanjuti atas perintah dari Disperndag untuk memusnahkan barang tersebut.

“Kemungkinan listing tidak dibongkar semua, sehingga kemungkinan kelewatan. Ini langsung saya musnahkan,” ujarnya. (Bj)