Home Hukum dan Kriminal Siang Hari Bulan Puasa, Shofiyatun Nekat Jual Miras

Siang Hari Bulan Puasa, Shofiyatun Nekat Jual Miras

Foto: Polsek Bangsri mendapati sepuluh pelaku pesta minuman keras saat siang hari di bulan puasa.
Foto: Polsek Bangsri mendapati sepuluh pelaku pesta minuman keras saat siang hari di bulan puasa.
Polsek Bangsri mendapati sepuluh pelaku pesta minuman keras saat siang hari di bulan puasa.

Jepara, 23/6 (BeritaJateng.net) – Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Jepara melakukan operasi minuman keras Senin (22/6) siang kemarin. Petugas menyisir sebuah lokasi di kawasan Terminal Kecamatan Bangsri.

Kepala Satpol PP Trisno Santoso menyampaikan pihaknya mendapatkan temuan dari operasi tersebut sebanyak tiga buah botol. Miras tersebut disita dari sebuah warung milik Shofiyatun.

“Kami mendapatkan informasi bahwa di kawasan terminal ada penjualan miras. Kemudian kami tindaklanjuti,” terang Trisno.

Ditempat terpisah, Kapolsek Bangsri AKP Rismanto menyampaikan, membenarkan jika Shofiyatun penjual miras kawasan terminal dikenal bandel. Selama bulan puasa, pihaknya sudah dua kali melakukan razia di tempat tersebut, tetapi  si penjual tetap menjajakan minuman haram itu.

“Ternyata dia menaruh minuman keras jenis ciu dalam termos. Kami benar-benar tak menyangka. Ini merupakan modus baru,” kata Rismanto.

Barang bukti beserta miras serta termosnya masih diamankan di Mapolsek Bangsri. Meski tak banyak yang dihasilkan dari operasi miras tersebut, namun operasi tersebut sangat vital. 

“Karena sasarannya adalah para sopir. Bila sopir mengemudikan bus dalam kondisi mabuk sangat berbahaya. Mereka mengangkut orang atau nyawa, kalau kecelakaan bisa fatal,” tandas Rismanto.

Pihaknya sebelumnya juga melakukan razia miras di Desa Kedungleper. Berdasarkan informasi masyarakat, pihaknya mendengar sebuah warung di desa tersebut menjual miras dan sering digunakan mabuk-mabukan.

“Setelah kami datangi ternyata benar. Ada sepuluh pemuda yang sedang pesta miras pada saat siang bulan puasa. Mereka kami berikan pembinaan, pemilik warung kami sidang tipiring,” katanya. (Bj18)