Home Headline Shelter PKL Taman Indonesia Kaya Diduga Diperjualbelikan

Shelter PKL Taman Indonesia Kaya Diduga Diperjualbelikan

298
0
Petugas Satpol PP menyegel shelter PKL Taman Indonesia Kaya yang diduga diperjualbelikan
       SEMARANG, 7/1 (BeritaJateng.net) – Ada indikasi diperjual belikan, Dinas Perdagangan Kota Semarang segel 15 shalter Pedagang Kaki Lima (PKL) di Taman Indonesia Kaya, Senin (7/1).
        Penyegelan dipimpin langsung oleh Kepala Dinas Perdagangan Kota Semarang, Fajar Purwoto, dan dibantu oleh Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Semarang.
       “Ada informan yang melaporkan ke kami, bahwa ada praktik jual beli shalter di shalter Taman Indonesia Kaya. Olehkarenaitu, sebelum itu terjadi kami lakukan penyegelan terhadap 15 kios yang diduga akan diperjual belikan,” kata Fajar.
       Lebih lanjut Fajar mengungkapkan, berdasarkan informasi yang Ia terima, besaran harga satu shalter untuk disewa selama satu tahun mencapai Rp 40 juta.
        “Ada yang melapor, bahwa dia disuruh menyewa setahun Rp 40 juta. Sebelum itu terjadi kami cek dan kami langsung melakukan penyegelan,” tegasnya.
       Sementara saat ini pihaknya akan memberikan batas waktu hingga Senin (14/1) untuk pedagang yang asli menempati dan berjualan di shalter tersebut.
       “Kami beri batasan waktu hingga hari senin (14/1). Jadi jika sampai satu minggu ini belum juga ditempati, kami akan langsung melakukan penyegelan secara permanen dan kami akan berikan shalter itu ke pedagang lain yang benar-benar ingin berjualan,” imbuhnya.  (El)