Home News Update Sewa Alun-alun Solo Disepakati Rp5 Miliar untuk Dua Tahun

Sewa Alun-alun Solo Disepakati Rp5 Miliar untuk Dua Tahun

image
Alun-alun Solo

Solo, 2/2 (Beritajateng.net) – Sinuhun Pakoe Boewono  XIII akhirnya sepakat dengan harga sewa alun-alun utara Kraton Solo yang diajukan  Pemerintah Kota (Pemkot) Solo sebesar  Rp 2,5 miliar per tahun.

Dengan jangka waktu sewa selama dua tahun dimulai pada 11 Februari 2015 -11 Februari 2017. Nilai sewa yang diajukan pemkot Solo sudah sesuai dengan nilai taksiran tim appraisal independen.

Hal tersebut diungkapkan Walikota Solo FX Hadi Rudiayatmo kepada wartawan di Solo Jawa Tengah. Sedangkan  surat yang sudah dikirim oleh PB XIII akan  dimasukkan dalam berkas persyaratan lelang Detail Engeenering Design (DED), dan  permohonan permit dewan.

“Seharusnya lelang dimulai hari ini, tapi karena persetujuan dari PB XIII baru diterima jadi proses lelang  jadi ditunda  minggu depan, ungkap Rudi.

Sebelumnya Kepala Dinas Pengelola Pasar (DPP) Subagyo yang merupakan mendapat tugas mewakili  Pemkot Solo untuk  meloby pihak Kraton Solo (PB XIII). Sempat gagal dalam pertemuan pertama akhirnya pada hari  Jumat (30/01/2015) malam pertemuan bisa berlangsung dengan lancar.

Hadir pula dalam pertemuan tersebut YF Sukasno, anggota DPRD Solo, permaisuri Sinuhun Hangabehi, GPH Benawa, juga kuasa hukum PB XIII  Ferry Firman Nurwahyu.

Dengan adanya persetujuan penggunaan lokasi alun-alun utara sebagai pasar darurat oleh pihak PB XIII, maka proses akan terus berlanjut untuk pembangunan pasar darurat yang akan segera di lelang.

Terpisah Andik pedagang kaki lima yang selama ini berjualan di halaman parkir Masjid Agung merasa senang pasalnya dirinya merasa bosan  harus berjualan di dalam mobil. Kepanasan, kehujanan, meski berebut tempat juga dengan pedagang lain.

“Setidaknya masalah dengan Kraton (sewa lahan) beres, artinya pembangunan pasar akan segara di lakukan. Biar kita bisa dapat tempat yang lebih permanen,” harapnya. (BJ24)