Home Headline Setelah Borobudur Maraton, Semarang Gelar Lomba Lari 10K

Setelah Borobudur Maraton, Semarang Gelar Lomba Lari 10K

574

SEMARANG, 9/12 (Beritajateng.net)- Terinspirasi sukses penyelenggaraan Borobudur Maraton, Kota Semarang akan menyelenggarakan Lomba Lari 10 kilometer yang diberi label Semarang 10K. Rencananya even ini akan dilaksanakan pada hari Minggu (16/12).

Sebanyak 2.000 pelari dari berbagai kota di Indonesia, termasuk enam negara meramaikan lomba lari Semarang 10K yang mengambil start dan finish di Balaikota.

“Ada enam negara yang berpartisipasi di even lari Semarang 10K ini, diantaranya Kenya, Inggris dan Belanda,” kata Panitia Lomba Lukminto Wibowo saat dihubungi Minggu (9/12).

Menurut Luki, hal yang menggembirakan pada penyelenggaraan lomba lari ini, adalah peminat peserta yang luar biasa. Hanya dalam waktu 1,5 bulan sejak even ini diluncurkan, kuota 2.000 pserta terisi. Dan itu pun masih banyak calon peserta yang tidak kebagian tiket.

Selain itu, hal menarik lainnya adalah asal peserta yang mana 63 persen adalah atlet non-Semarang.
Realitas ini, kata dia, menunjukkan bahwa sesungguhnya olahraga lari masih menjadi primadona masyarakat kira.

“Lomba lari masih jadi magnet. Dan mayoritas kaum pendatang di lomba lari ini, tentu sangat melegakan karena ikhtiar dan konsep awal even ini adalah bisa menjual pariwisata Semarang,” katanya.

Survei

Dia sendiri menjelaskan bahwa tanggal 3 Desember lalu, bersama Walikota Hendrar Prihadi dan Inisiator Borobudur Maraton Liem Chie An melakukan survei di sekitar Kota Lama, yang menjadi rute lomba ini. Selain Lawang Sewu, Kota Lama menjadi kekuatan yang bakal ditonjolkan dalam lomba ini. Maka dari itu kawasan yang berisi Gereja Blenduk dan dikepung galeri seni tersebut terus dipoles agar lebih nyaman dan elok dipandang mata.

“Untuk pengambilan race pack dilakukan di Sam Poo Kong H-1. Jadi konsep sport tourism ada di Semarang 10K,” katanya.

(NK)