Home News Update Sequislife siap Bayar Klaim Rp10,45 triliun untuk Korban AirAsia

Sequislife siap Bayar Klaim Rp10,45 triliun untuk Korban AirAsia

sequislife

Surabaya, 22/1 (BeritaJateng.net) – Sebanyak 16 korban musibah pesawat AirAsia QZ8501 tercatat memiliki polis di perusahaan asuransi Sequislife, karena sejumlah nama mereka sesuai dengan nama yang ada di “manifest” (data penumpang) Kementerian Perhubungan.

“Dari belasan nasabah itu, jumlah polis mereka mencapai 20 polis di antaranya merupakan produk ‘unit link’ dan ‘health rider’. Untuk ‘health rider’, produk tersebut memiliki manfaat ‘accidental death’,” kata President Director and CEO Sequislife, Tatang Widjaja melalui siaran pers di Surabaya, Kamis.

Menurut dia, melalui data yang sudah terkumpul tersebut maka perseroan siap membayar klaim sebesar Rp10,45 triliun kepada ahli waris dari musibah pesawat AirAsia QZ8501.

“Angka tersebut bisa saja berubah. Untuk itu, kami akan terus mengumpulkan informasi kepada pihak-pihak terkait mengenai siapa saja korban yang merupakan nasabah Sequislife,” ujarnya.

Ia mencontohkan, melakukan koordinasi dengan Pemerintah Kota Surabaya untuk korban yang merupakan warga Surabaya. Namun, hingga saat ini Sequislife belum menerima pengajuan klaim.

“Meski begitu, ahli waris dapat mengajukan klaim ke National Service Center Sequislife di Gedung Sequis Center atau di 5 Regional Service Center (RSC) yaitu Jakarta, Bandung, Surabaya, Denpasar dan Medan. Bahkan, di kantor pemasaran Sequislife terdekat atau menghubungi layanan Sequis Care di (021) 2994 2929 selama hari kerja,” paparnya.

Director and Chief Operating Officer Sequislife, Yeoh Ah Thoo, menyatakan pengurusan klaim dapat dilakukan sesuai prosedur yang tercantum dalam buku polis. Oleh sebab itu, perseroan selalu berkomitmen akan membayar klaim sesuai manfaat yang telah ditentukan oleh tertanggung sejak awal polis dibuka.

“Berdasarkan prosedur, klaim bisa diproses jika ada Death Certificate (akte kematian) dari pihak yang berwenang sesuai informasi untuk korban yang telah diidentifikasi dan diserahkan kepada keluarga,” ucapnya.

Pada masa mendatang, sebut dia, apabila pencarian dihentikan dan dikeluarkan pernyataan resmi mengenai status penumpang yang belum ditemukan, Sequislife akan membayarkan klaim kepada ahli waris sesuai arahan atau informasi atau pernyataan resmi.

“Khusus untuk korban yang belum ditemukan (identified), kami menunggu deklarasi dari pihak pemerintah perihal pencarian korban, dan status para penumpang yang belum ditemukan,” katanya.

Sementara, lanjut dia, jika ahli waris juga merupakan korban maka untuk penerima manfaat akan mengikuti hukum/ketentuan yang berlaku di Indonesia.

Secara keseluruhan, sejak mengetahui ada nasabahnya yang menjadi korban musibah pesawat AirAsia QZ8501 pihaknya tidak hanya menunggu ahli waris mengajukan klaim.

“Tetapi, mengarahkan agar agen kami membantu keluarga untuk proses pengajuan klaim. Semoga keluarga yang ditinggal diberikan kekuatan dan klaim yang diterima dapat bermanfaat,” ujarnya. (ant/BJ)