Home Headline Sepuluh Tokoh di Semarang Bakal di Suntik Vaksin Perdana Kamis Besok

Sepuluh Tokoh di Semarang Bakal di Suntik Vaksin Perdana Kamis Besok

143
Distribusi Vaksin Covid-19 di Jateng

Semarang, 13/1 (BeritaJateng.net) – Sepuluh tokoh di Kota Semarang akan menjalani vaksinasi perdana di Puskesmas Pandanaran, Kamis (14/1/2020) besok. Satu diantaranya Ketua DPRD Kota Semarang, Kadarlusman.

Pilus, sapaan akrabnya, menyampaikan, siap dilakukan vaksinasi. Menurutnya, vaksinasi merupakan suatu upaya yang sangat membantu dan harus dilakukan guna menekan kasus Covid-19 di Kota Semarang.

“Saya harus siap karena sebagai tokoh masyarakat harus bisa jadi contoh dan meyakinkan masyarakat bahwa vaksin tidak berisiko apapun. Ini satu jalan untuk menangkal penyebaran Covid-19,” papar Pilus, Rabu (13/1/2021).

Dengan program vaksinasi, lanjutnya, harapan besar masyarakat Indonesia khususnya Kota Semarang dapat beraktivitas normal kembali.

Sebelum disuntik vaksin, Pilus pun menjalani medical check up di RSUD Wongsonegoro. Kondisi kesehatannya dilakukan pengecekan mulai daripemeriksaan darah, jantung, dan paru.

“Sebelum divaksin, Forkopimda di check up. Saya sudah melakukan proses check up tadi jam 8.30. Alhamdulillah lancar. Jantung, paru, semua di USG,” jelasnya.

Melihat persiapan vaksinasi, Pilus menilai, Kota Semarang sudah sangat siap melakukan program tersebut. Vaksinasi Covid-19 juga telah disosialisasikan kepada masyarakat sejak awal agar mereka paham dan yakin dengan program vaksinasi. Adapun 10 tokoh yang bakal menjalani vaksinasi perdana, sambungnya, akan menjadi contoh dan meyakinkan masyarakat bahwa vaksin dari pemerintah aman.

Berdasarkan informasi, sepuluh tokoh yang akan dilakukan vaksinasi yaitu Wali Kota Semarang, Wakil Wali Kota Semarang, Ketua DPRD Kota Semarang, Kapolrestabes Semarang, Ketua Pengadilan Negeri Semarang, Dandim 0733/BS Semarang, Dandenpom IV/5 Semarang, Danlanal Semarang, dan Ketua MUI Kota Semarang, Ketua IDI Kota Semarang.

Diakuinya, jumlah vaksin tentu belum dapat memenuhi seluruh kebutuhan masyarakat. Vaksin dari Pemerintah Pusat diprioritaskan untuk masyarakat berusia 18-60 tahun pada tahap awal ini. Usia tersebut dinilai memiliki mobilitas yang tinggi. Padahal, virus tidak mengenal usia.

Apabila Pemkot Semarang dapat melakukan pengadaan vaksin sendiri, sebagai wakil rakyat, dia pun sangat mendukung langkah tersebut. Sehingga, diharapkan semua warga dari berbagai rentan usia bisa segera tervaksin.

“Kalau langkah itu bisa dilakukan, kami mendukung. Kalau mengandalkan pusat, tidak semua warga tervaksin. Saya sepakat dan mendukung,” jelasnya. (El)