Home Hukum dan Kriminal Sepuluh Hari Tak Tampak, Supadi Ditemukan Membusuk

Sepuluh Hari Tak Tampak, Supadi Ditemukan Membusuk

polisi olah tkp penemuan mayat.j
 polisi olah tkp penemuan mayat.j

polisi olah tkp penemuan mayat.j

Purbalingga, 1/11 (BeritaJateng.net) – Ditemukan sosok mayat yang telah membusuk di dalam rumah pada hari Sabtu (31/10) pukul 05.00 pagi lalu di Desa Panican RT 2 RW 1, Kecamatan Kemangkon. Mayat tersebut bernama Supadi (60) diduga tewas akibat sakit yang dideritanya tanpa ada yang menjenguk di rumahnya

Penemuan ini bermula dari saksi Sumarno (55), warga Desa Panican RT 2 RW 1 selaku adik korban mendapatkan laporan dari warga yang menjumpai hal-hal aneh terhadap rumah Supadi dari luar.

“Saya mendapatkan laporan dari warga bahwa sudah 4 hari lampu rumah adik saya tidak dinyalakan, selain itu juga dia sudah tidak kelihatan pergi kesawah sekitar satu minggu, disisi lain juga ada bau tak sedap,” kata Sumarno. 

Atas kejadian ini, pihaknya mengecek langsung ke rumah korban. Setelah didatangi, ternyata Supadi sudah dalam keadaan tewas membusuk tergeletak di kursi sofa. Ia langsung melaporkan temuan ini kepada kepolisian guna diselidiki, barangkali kakaknya tewas akibat penganiayaan.

Anggota dan Kapolsek Kemangkon mendatangi langsung guna dilakukan penyelidikan. Sejumlah police line dipasang dan mendatangkan Tim Inafis Polres Purbalingga guna melakukan olah TKP. Sementara itu, mayat juga diperiksa langsung oleh dokter dari Puskesmas Kemangkon.

“Menurut hasil pemeriksaan medis dari kepala Puskesmas Kemangkon dan stafnya serta Tim Inafis bahwa Supadi diperkirakan tewas sejak 10 hari silam. Sementara itu tidak ada tanda-tanda yang mencurigakan pada tubuh korban, ia meninggal karena sakit atau hal yang wajar,” kata Kapolres Purbalingga AKBP Anom Setyadji melalui Kasubbag Humas, Iptu Diman.(BJ33)