Home Nasional Senam dan PBB Warnai Peringatan HIV/AIDS

Senam dan PBB Warnai Peringatan HIV/AIDS

Semarang, 29/11 (BeritaJateng.net) – Peringatan HIV/AIDS Sedunia yang jatuh pada 1 Desember 2015 dimanfaatkan oleh Mahasiswa Ilmu Komunikasi Universitas Diponegoro (Undip) dengan menggelar ‘Aksi Nyata Generasi Berencana’ di depan Plasa Telkom, Car Free Day (CFD) Jalan Pahlawan, Minggu (29/11) pagi.

Kegiatan ini merupakan hasil kerjasama dengan Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Jawa Tengah, serta dimeriahkan pula dengan kehadiran siswa SMK Pelayaran Semarang.

Rangkaian kegiatannya dimulai dengan pelepasan balon secara simbolis oleh siswa SMK Pelayaran, senam bersama yang melibatkan masyarakat umum, serta penampilan PBB dan karate dari SMK Pelayaran Semarang.

Project Leader dalam kegiatan ini, Laily Eros menjelaskan bahwa acara ini bertujuan mengedukasi generasi muda dan generasi berencana (GenRe) yang memiliki tiga pesan penting, yaitu ‘say no to drugs’, ‘say no to HIV’, and ‘say no to free sex’.

“Peringatan HIV/AIDS ini bekerjasama dengan SMK Pelayaran, gunanya mengedukasi siswa, guru dan wali murid akan bahaya virusnya,” ujar Laily.

HIV/AIDS

Harapannya generasi muda bisa lebih peduli dalam pencegahan HIV/AIDS. Laily mengajak generasi muda untuk mencegah dan menghindari virusnya bukan orangnya. Selain itu, generasi muda juga bisa menjadi generasi berencana, sehingga kehidupan masa depannya lebih baik.

“Senam yang melibatkan masyarakat secara umum juga berfungsi menjaga kebugaran tubuh. Setidaknya bila ingin mengedukasi orang lain, dimulai dari diri sendiri yang sehat,” tuturnya.

Dari SMK Pelayaran Semarang sendiri menampilkan 30 siswa dan mereka sangat antusias dalam berpartisipasi. Koordinator Paskibra, M. Rizal menjelaskan dengan adanya peringatan HIV/AIDS ini melatih disiplin dan menjauhi kegiatan terlarang seperti narkoba, pergaulan bebas dan minum-minuman keras.

“Di SMK Pelayaran siswa dilatih supaya tidak salah pergaulan. Bisa dilihat nanti penampilan PBB dan karate dari SMK Pelayaran. Kami dididik tepat waktu, kerapian, kelengkapan, dan ini menjadi bekal awal dari diri sendiri. Selain itu setiap pagi kami biasa lari pagi, push up dan shit up,” pungkas Rizal. (BJT01)