Home Lintas Jateng Sembilan Kecamatan di Pekalongan Rawan Banjir

Sembilan Kecamatan di Pekalongan Rawan Banjir

ilustrasi
ilustrasi
ilustrasi

Pekalongan, 27/11 (Beritajateng.net)– Pemerintah Kabupaten Pekalongan, Jawa Tengah, telah memetakan sembilan kecamatan sebagai wilayah yang berpotensi dilanda banjir dan longsor.

Kepala Seksi Darurat dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Pekalongan, Agus Arifin di Pekalongan, Kamis, mengatakan selain banjir dan longsor, sebanyak 14 kecamatan itu juga rawan dilanda angin kencang.

“Meski belum sampai menimbulkan korban jiwa, kami mengimbau pada warga agar waspada terhadap potensi kerawanan bencana banjir dan longsor, serta angin kencang,” katanya seperti dikutip Antara.

Menurut dia, sebanyak sembilan kecamatan berpotensi dilanda banjir dan longsor tersebut, yaitu Tirto, Wiradesa, Wonokerto, Siwalan, Sragi, Kesesi, Buaran, Kedungwuni, dan Bojong.

Sedang daerah rawan angin kencang, kata dia, antara lain Kecamatan Tirto, Wiradesa, Wonokerto, Siwalan, Sragi, Kesesi, Buaran, Kedungwuni, Bojong, Wonopringgo, Karangdadap, Kajen, Talun, dan Karanganyar.

“Angin kencang berpotensi terjadi hampir pada semua kecamatan, kecuali di daerah atas, seperti Kandangserang dan Petungkriono. Bencana itu tidak bisa diprediksi sehingga kami minta pada masyarakat waspada dan dapat melakukan antisipasi,” katanya.

Ia mencontohkan bentuk antisipasi bencana banjir tersebut, seperti melakukan kerja bakti pengerukan lumpur di sungai, membersihkan kotoran sampah, menambal retakan-retakan tanah yang berpotensi longsor, memotong ranting pohon yang lebat, dan perbaikan tanggul-tanggul yang jebol maupun perbaikan pintu air yang rusak.

“Kami mengapresiasi masyarakat yang memulai antisipasi bencana sejak dini. Bahkan kami siap membantu masyarakat yang mau melakukan kerja bakti,” katanya.(ant/pj)