Home News Update Semarang Siap Sambut 4.000 Tamu ASEAN Schools Games 2019 

Semarang Siap Sambut 4.000 Tamu ASEAN Schools Games 2019 

243
Wali kota Semarang, Hendrar Prihadi

SEMARANG, 21/5 (BeritaJateng.net) – Gelaran ASEAN Schools Games (ASG) XI 2019 sudah semakin dekat. Panitia pelaksana yakni Kemenpora serta Pemerintah Provinsi Jawa Tengah melalui Dinas Kepemudaan Olahraga dan Pariwisata Jawa Tengah terus mempersiapkan ajang multievent olahraga khusus pelajar se-Asia Tenggara yang akan digeber 17-25  Juli tersebut.

Koordinasi diantaranya dilakukan dengan Pemerintah Kota Semarang, Selasa. Panitia menghadap Walikota Semarang Hendar Prihadi di Balaikota Semarang. Karena delapan dari sembilan cabang olahraga yang dipertandingkan akan berlangsung di Kota Semarang.

Satu-satunya cabor yang dilaksanakan di luar Semarang adalah dayung yang berlangsung di Rawa Pening, Kabupaten Semarang. Sementara tiga cabor, akan dilangsungkan di venue milik Pemerintah Kota Semarang yaitu Stadion Tri Lomba Juang. Tiga cabor tersebut adalah tenis lapangan, tenis meja dan atletik.

“Tapi tidak hanya soal venue yang kita koordinasikan. Kita juga menyampaikan kepada Pak Walikota, intinya bahwa ASG di Semarang harus sukses dan semarak. Kita mohon dukungan Pamkot Semarang dan seluruh warga Kota Semarang,” tandas perwakilan Kemenpora yakni Asisten Deputi Industri dan Promosi Olahraga Sandy Suwardi Hasan.

Saat ini, untuk mempromosikan dan sosialisasi ASG XI 2019, digelar berbagai lomba. Di antaranya lomba desain kaos, lomba desain tumbler, lomba yel-yel serta theme song ASG 2019.

Selain itu, rencananya panitia akan menggelar Festival ASG 2019 di lapangan Simpanglima Semarang mulai 14 hingga 25 Juli 2019 dengan tema akulturasi budaya 10 negara peserta. Dalam festival tersebut, akan ada berbagai pertunjukan musik, seni dan budaya 10 negara peserta serta berbagai hiburan lain serta pameran. “Promosi AS juga akan dilaksanakan pada saat acara car free day (CFD) di kota-kota besar di Indonesia,” tambah Sandy.

Sementara Kabid Keolahragaan Disporapar Jateng Kuncoro Dwi Wibowo menjelaskan, bahwa venue-venue untuk dilaksanakannya ASG sudah 90 persen siap. Venue akan menggunakan fasilitas milik pemkot Semarang (TLJ), milik swasta, universitas serta Pemprov Jateng yakni kompleks Jatidiri.

“Untuk penginapan, kita gunakan semua hotel bintang lima dan empat di Kota Semarang terutama yang dekat dengan venue olahraga masing-masing. Kita akan kedatangan sekitar 4.000 orang. Di antaranya 1.600 an atlet, 1.200 wasit dan juri, sertia ofisial dan suporter, termasuk keluarga atlet dari 10 negara tersebut,” papar Kuncoro.

Kuncoro minta dukungan Walikota Semarang agar setiap pertandingan semarak, yakni dengan pengerahan suporter pelajar. “Kita juga akan menjadikan ASG sebagai ajang edukas bagi pelajar sertai para atlet untuk saling menghargai, itu yang utama. Atlet tidak boleh berpenampilan aneh-aneh seperti rambut tak boleh disemir, tidak boleh merokok, serta selebrasi kemenangan yang berlebihan. Bila itu dilakukan, akan ada sanksi berat,” ujarnya.

Seluruh kontingen dari 10 negara akan datang serentak pada 17 Juli. Untuk Opening Cereminy direncanakan di Holy Stadium, Marina. Sementara penutupan  di Kompleks Candi Borobudur.

Walikota Semarang Hendrar Prihadi mengaku bangga dan memberikan apresiasi atas ditunjuknya Kota Semarang sebagai tuan rumah ASEAN Schools Games 2019.

Pemerintah Kota Semarang siap mendukung sepenuhnya event yang diikuti kontingen dari 10 negara tersebut.

“Kita memang sedang memacu agar lebih banyak ada event internasional berlangsung di Kota Semarang. Kita siap suport sepenuhnya ASG 2019 di Semarang,” tegasnya. (El)