Home Ekbis Semarang Bakal Miliki Pelabuhan Rakyat Di Kampung Bahari Tambaklorok

Semarang Bakal Miliki Pelabuhan Rakyat Di Kampung Bahari Tambaklorok

74
0
Walikota Semarang Hendrar Prihadi meninjau lokasi proyek pembangunan Kampung Bahari Tambaklorok Semarang

Semarang, 16/5 (BeritaJateng.net) – Pemerintah Kota Semarang segera merealisasikan rencana pembangunan pelabuhan rakyat yang menjadi bagian dari program Kampung Bahari Tambaklorok, Semarang.

“Kami sudah tanda tangani nota kesepahaman (Mou) dengan PT Pelindo III di Surabaya, Senin (15/5) kemarin,” kata Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi di Semarang, Selasa.

Nota kesepahaman itu terkait pemanfaatan daerah lingkungn kerja (DLKr) untuk lokasi program perbaikan kualitas lingkungan serta pengembangan maritim di kawasan Pelabuhan Tanjung Emas Semarang.

Hendi, sapaan akrab Hendrar Prihadi mengatakan penandatanganan MoU itu merupakan hasil perjuangan panjang untuk membuat wilayah di Pelabuhan Tanjung Emas Semarang menjadi lebih baik dan indah.

“Setelah penanda tanganan ini, kami segera tindak lanjuti dengan sejumlah `action`, seperti penuntasan proyek pembangunan Kampung Bahari Tambaklorok, termasuk pembangunan pelabuhan rakyat,” katanya.

Dengan adanya pelabuhan rakyat, kata orang nomor satu di Kota Semarang itu, pelayaran kapal-kapal besar dan perahu tradisional nelayan akan terpisah sehingga jalur pelayaran akan semakin lancar.

“Jadi, nantinya kapal-kapal tradisional tidak akan masuk lagi melalui Pelabuhan Tanjung Emas karena sudah memiliki jalur tersendiri, yakni di sisi barat pelabuhan,” katanya.

Tentunya, kata dia, aktivitas nelayan dan pelaku ekspor-impor akan berjalan semakin lancar, serta kunjungan dan akses pelayaran penumpang, termasuk wisatawan juga akan semakin maksimal.

“Semangat ini mengingatkan kami akan masa keemasan Pelabuhan Tanjung Emas yang pernah menjadi pelabuhan terbesar kedua setelah Pelabuhan Batavia di tahun 1883,” kata Wali kota.

Seiring dengan itu, kata Hendi, pengembangan pelabuhan dan pembangunan Kampung Bahari ini juga akan dibarengi dengan peningkatan fasilitas pendukung untuk memaksimalkan program pemerintah.

“Antara lain, proyek tol Semarang-Demak yang direncanakan berjalan awal tahun 2018, pembangunan jalan Semarang Outer Ring road (SORR) dari Mangkang-pelabuhan Tanjung Emas dan reaktivasi jalur kereta api pelabuhan Stasiun Tawang,” pungkasnya. (El)