Home Headline Selama Sebulan, 724 Warga Terjaring Razia Masker

Selama Sebulan, 724 Warga Terjaring Razia Masker

200

Semarang, 13/9 (BeritaJateng.net) – Razia masker dalam rangka penegakkan Perwal 57 Kota Semarang yang digelar petugas gabungan Satpol PP Kota Semarang, Polrestabes Semarang dan Dandim Semarang di kawasan Kota Lama dan Simpang Lima berhasil menindak 299 orang.

Hingga razia ke-8 dalam kurun waktu hampir satu bulan, sebanyak 724 orang yang ditindak dan dikenai sanksi sosial dan penyitaan KTP.

Meski demikian, kesadaran warga mengenakan masker dalam rangka memutus mata rantai penyebaran Covid-19 di Kota Semarang masih rendah, terbukti dari jumlah yang terjaring di setiap razia.

Kasat Pol Kota Semarang Fajar Purwoto disela razia masker di kawasan Kota Lama mengaku prihatin dengan kondisi saat ini.

“Prihatin, karena kesadaran warga menjaga kesehatan untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19 masih sangat rendah. Warga terkesan menyepelekan yang namanya Covid-19,” ujar Fajar.

Ironisnya, warga yang terjaring razia masker kebanyakan bukan karena lupa memakai masker tapi memang ada unsur kesengajaan karena menganggap sudah tidak ada Covid-19.

“Sanksi sosial dan penyitaan KTP hanya sebagai hukuman, tapi sebetulnya bukan itu, tapi bagaimana kesadaran masyarakat menjaga kesehatan, kesadaran masyarakat memutus mata rantai penyebaran Covid-19 supaya wabah ini segera berakhir,” tambah Fajar.

Untuk itu lanjut Fajar, pihaknya akan terus meningkatkan kesadaran warga dengan tetap menggelar razia masker. Mudah-mudahan dengan rutin menggelar razia, diharapkan kesadaran warga akan meningkat.

“Kami ingatkan kepada warga Kota Semarang, jangan pernah menyepelekan yang namanya Covid-19, selalu kenakan masker kemanapun beraktifitas, mencegah lebih baik daripada mengobati,” pungkas Fajar. (El)