Home Headline Selama 2018, Polda Jateng Pecat 15 Polisi  

Selama 2018, Polda Jateng Pecat 15 Polisi  

363
Selama 2018, Polda Jateng Pecat 15 Polisi  
        Semarang, 31/12 (BeritaJateng.net) – Kepolisian Daerah Jawa Tengah memberhentikan tidak dengan hormat (PTDH) atau dipecat terhadap 15 anggota yang melakukan pelanggaran. Pelanggaran yang dilakukan yaitu mulai dari membolos, pencurian, asusila, hingga narkoba.
        Pencopotan dilakukan di lapangan upacara Mapolda Jateng dipimpin langsung Kapolda Jateng Irjen Pol. Condro Kirono. Meski 15 anggota yang dipecat tidak hadir sehingga surat keputusan diberikan Kapolda Jateng, Irjen Pol Condro Kirono kepada perwakilan anggota dari Biro SDM Polda Jateng.
          “Ini merupakan implementasi reward and punishment. Yang berprestasi berikan kenaikan pangkat, sekolah, atau penghargaan, dan yang melanggar berikan hukuman, terberat yaitu pemecatan,” ungkap Kapolda Jateng Irjen Pol. Condro Kirono, Senin (31/12).
        Dari 15 anggota yang di pecat terbanyak kasus narkoba, kemudia 1 orang terlibat pencurian disertai kekerasan, bahkan ada yang asusila. Lainnya pidana dan disersi karena lebih dari 30 hari tidak masuk atau membolos. Mereka berasal dari Mapolda Jateng dan Polres-polres di Jateng.
       Meski mengalami penurunan dibanding tahun 2017 yang mencapai 50 orang, namun tetap menjadi keprihatinan karena masih ada anggota Polri yang melakukan pelanggaran.
       “Tahun lalu 50 orang, tahun ini 15 orang. Walau menurun, ini tetap keprihatinan juga bahwa ada anggota yang masih melakukan pelanggaran. Dominasinya masih narkoba,” tuturnya.
       Selain melakukan pemecatan terhadap anggota yang melakukan pelanggaran,  sebanyak 2.973 anggota Polri di wilayah Jawa Tengah diberikan kenaikan pangkat setingkat lebih tinggi. Mulai dari Bripda ke Briptu hingga Kompol ke AKBP. (NH/El)