Home DPRD Kota Semarang Sekolah Daring Kurang Maksimal, namun Harus Tetap Dilaksanakan

Sekolah Daring Kurang Maksimal, namun Harus Tetap Dilaksanakan

276

Semarang, 19/05 (Beritajateng.net) – Walau dipandang masih bisa maksimal menggantikan proses belajar mengajar di sekolah, belajar sistem daring tetap seharusnya dilaksanakan. Hal ini disampaikan oleh Fajriyah M.Pd , Kasi Kurikulum dan Penilaian SMP Dinas Pendidikan Kota Semarang saat menghadiri program sekolah online di SMP Nasima Jalan Mugassari, 17 Mei 2020.

Pelaksanaan The Online Theaching SMP Nasima

Disampaikan oleh Fajriyah, bahwa bagaimanapun juga, belajar mengajar dengan bertatap muka secara langsung, antara guru dan murid, lebih baik dibandingkan secara daring. Namun, disaat seperti saat ini ditengah pandemi corona, sistem daring harus dilaksanakan sesuai perintah menteri pendidikan.”Bagaimanapun juga belajar mengajar sistem daring tidak maksimal, berbeda dengan sistem tatap muka. Dengan bertatap muka, guru bisa memahami kekurangan siswa dan siswa dapat langsung menanyakan hal yang belum jelas kepada pengajar,” jelas Fajriyah disela sela acara Sekolah Online di SMP Nasima.

“Tetapi sesuai arahan pemerintah, ditengah pandemi Covid 19 ini, sistem daring haruslah diterapkan demi keamanan anak didik dan guru pengajar,” tambah Fajriyah.

SMP Nasima menerapkan sekolah online dengan dibantu oleh pihak Microsoft 365, yang memiliki software pendukung untuk melaksanakan teaching Online atau School Online. (NG/BJ)