Home Hiburan Sebanyak 43 Kelompok Meriahkan Festival Layang-layang

Sebanyak 43 Kelompok Meriahkan Festival Layang-layang

Festival layang-layang
Festival layang-layang
Festival layang-layang

Semarang, 24/05 (BeritaJateng.net) – Masih dalam rangkaian Hari Jadi Kota Semarang yang ke 468 Dinas Sosial Pemuda dan Olahraga (Disospora) menggelar Lomba Festival Layang-Layang di area parkir Waduk Jatibarang Desa Kandri Kecamatan Gunung Pati Semarang, Minggu (24/05). Sebanyak 43 kelompok peserta festival layang-layang dari 16 kecamatan di seluruh Kota Semarang ikut memeriahkan gelaran tahunan ini.

 

Dibuka oleh Walikota Semarang, Hendrar Prihadi dan dihadiri pula oleh Dandim, Polrestabes dan Sekda. Kegiatan lomba ini sudah kedua kalinya diadakan, melanjutkan kegiatan yang sudah dilakukan oleh Dinas Pariwisata.

Kepala Dinas Disospora Kota Semarang, Gurun Risyadmoko mengatakan, Lomba Festival Layang-Layang ini merupakan lomba kreasi yang memadukan antara keindahan dan kekompakan.

Tujuan diadakan lomba untuk menambah rasa persaudaraan dalam menampilkan kreasi yang bagus. “Layang-layang merupakan olahraga tradisional dan rekreasi. Mengenalkan kepada masyarakat akan persaudaraan dan kebersamaan, kekompakan karena lomba berkelompok,” paparnya.

Lurah Kandri, Akhiyat menjelaskan, tempat wisata tersebut dapat semakin dikenal dan diketahui, tidak hanya sebagai lokasi wisata namun ada pengembangan menjadi arena outbond sehingga warga di lingkungan Desa Kandri dapat beralih profesi dari petani menjadi pedagang.

Ketua Panitia Lomba, Jarot Purdianto mengatakan kegiatan ini merupakan olahraga tradisional dan akan terus dilakukan. “Memunculkan destinasi wisata baru, tidak hanya dalam bidang olahraga, namun ada juga karang taruna, outbond, olahraga dayung di waduknya, kuliner dan masih banyak lagi, “katanya.

Ada 5 juri dalam perlombaan festival ini, salah satunya Aryo Sunaryo Dosen Seni Rupa Universitas Negeri Semarang (UNNES). “Penilaiannya ada 2 macam, yaitu penilaian bawah dan atas. Penilaian atas terdiri dari kestabilan, ketika start bisa naik atau tidak. Penilaian bawah, terdiri dari bentuk, konstruksi, estetika dan kerapian, “paparnya saat ditemui di sela-sela penjurian.

Peserta yang mendaftar ada 40 lebih, namun belum saatnya lomba sudah dicoba terlebih dahulu, akhirnya putus dan rusak. Salah satu peserta yang menampilkan layang-layang bentuk pesawat, Edi Wiyono dengan nomor urut 11 berharap kedepannya festival semacam ini selalu ada setiap tahunnya.

Harapan dari Walikota Semarang, Hendrar Prihadi setelah membuka Festival lomba, “semakin banyak komunitas yang terlibat aktif, memperkenalkan Waduk Jatibarang sebagai destinasi wisata, “imbuhnya saat diwawancarai media. (Mg-1)