Home News Update Sebanyak 24.745 siswa Ikut UN SMP/ sederajat di Kota Semarang

Sebanyak 24.745 siswa Ikut UN SMP/ sederajat di Kota Semarang

Pelaksanaan Ujian Nasional di MTs Fatmawati Semarang, Senin (4/5) pagi.
Pelaksanaan Ujian Nasional di MTs Fatmawati Semarang, Senin (4/5) pagi.
Pelaksanaan Ujian Nasional di MTs Fatmawati Semarang, Senin (4/5) pagi.

Semarang, 4/5 (BeritaJateng.net) – Dinas Pendidikan Kota Semarang menyebutkan setidaknya 24.745 siswa tercatat sebagai peserta Ujian Nasional (UN) jenjang sekolah menengah pertama (SMP) dan sederajat.

“Jumlah siswa SMP sebanyak 22.032 orang, terbagi atas 10.266 siswa SMP negeri dan 11.766 siswa SMP swasta,” kata Ketua Panitia Penyelenggara UN Kota Semarang Sutarto di Semarang, Senin.

Kemudian, peserta UN dari madrasah tsanawiyah (MTs) tercatat sebanyak 2.691 siswa, terbagi atas 2.086 siswa MTs negeri dan 605 siswa MTs swasta, serta ditambah 22 siswa dari SMP luar biasa.

Kepala Bidang Pendidikan Dasar dan Menengah Disdik Kota Semarang itu menambahkan pelaksanaan UN tahun ini secara umum hampir sama dengan tahun sebelumnya meski nilai UN tak lagi menentukan kelulusan.

Ia menyebutkan setidaknya ada empat mata pelajaran yang diujikan pada UN SMP, yakni Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, Matematika, dan Ilmu Pengetahuan Alam (IPA), sama seperti ujian kejar paket.

Selain UN, kata dia, pihaknya juga menangani pelaksanaan ujian kejar paket atau diistilahkan ujian nasional pendidikan kesetaraan (UNPK) paket B atau setara dengan SMP di Kota Semarang.

“Pelajaran yang diujikan dan hari ujian UNPK Paket B sama dengan UN SMP, namun jamnya berbeda. Pelaksanaan UN SMP pada pagi hari, sementara UNPK Paket B dilaksanakan pada siang harinya,” katanya.

Untuk peserta UNPK Paket B di Kota Semarang tahun ini, ia menyebutkan setidaknya ada 353 siswa yang terdaftar dari berbagai pusat kegiatan belajar masyarakat (PKBM) di wilayah tersebut.

“Pelaksanaan UNPK akan dilaksanakan terpusat di satu lokasi, yakni di wilayah Unit Pelaksana Teknis Dinas (UPTD) Kecamatan Candisari. Kami akan meminjam SD Negeri Jomblang,” kata Sutarto. (Bj05)

Advertisements