Home News Update Sebanyak 2000 Nelayan akan Diasuransikan

Sebanyak 2000 Nelayan akan Diasuransikan

nelayan

Pangkalpinang, 24/1 (BeritaJateng.net) – Pemerintah Kota Pangkalpinang Provinsi Bangka Belitung (Babel), akan mengasuransikan 2.000 orang nelayan tradisional agar mereka mendapat perlindungan kecelakaan selama mencari ikan di tengah laut.

“Saat ini, kami sedang berkoordinasi dengan dinas sosial, untuk membantu nelayan membayar premi asuransi keselamatan jiwa, kesehatan dan sosial ke perusahaan asuransi,” kata Kabid Perikanan Tangkap Dinas Kelautan dan Perikanan Pangkalpinang, Langkir di Pangkalpinang, Sabtu.

Saat ini, kata dia, jumlah nelayan tradisional Kota Pangkalpinang sebanyak 2.100 orang dengan jumlah kapal tangkap sebanyak 600 unit terdiri atas kapal mesin tempel, perahu dan kapal berkapasitas dua hingga lima groston.

“Seluruh nelayan belum terlayani perlindungan keselamatan kerja, kesehatan maupun sosial dari perusahaan asuransi, karena nelayan belum mampu membayar premi asuransi tersebut,” ujarnya.

Sementara itu, anggaran di pemerintah kota dan dinas perikanan juga mengalami keterbatasan untuk membantu nelayan menjadi anggota asuransi.

“Mudah-mudahan melalui anggaran dinas sosial ini dapat membantu nelayan menjadi anggota asuransi. Apabila anggaran di Dinas Sosial tersebut, maka pihaknya akan mengganggarkan di ABT atau anggaran perubahan 2015,” ujarnya.

Menurut dia, asuransi bagi nelayan ini penting, karena resiko kecelakaan menangkap ikan di tengah laut cukup tinggi, apalagi pada saat kondisi cuaca yang memburuk ini.

“Kami sudah menyosialisasikan pentingnya asuransi ini kepada nelayan. Namun mereka kurang berminat dengan alasan tidak mampu membayar biaya asuransi tersebut, seiring hasil tangkapan ikan yang berkurang akibat kondisi cuaca yang memburuk dan populasi ikan yang juga berkurang sebagai dampak pencemaran lingkungan laut,” ujarya.

Ia berharap, pada tahun ini seluruh nelayan tradisional sudah terlayani asuransi sehingga mereka tenang mencari ikan di tengah laut.

“Paling tidak sebagian nelayan ini sudah diasuransikan dan sebagian lagi akan diasuransikan tahun depan,” ujarnya. (ant/BJ)