Home Headline Sebagian Jogja Rasakan Hujan Abu Merapi

Sebagian Jogja Rasakan Hujan Abu Merapi

165
0

MAGELANG, 11/5 (Beritajateng.net) – Akibat letusan Freatik Gunung Merapi, beberapa wilayah di Yogyakarta terutama yang berdekatan dengan Gunung Merapi dilanda hujan abu dan dirasakan agak gelap seperti sore hari.

“Daerah Bale Rante sudah hujan abu dari wedhus gembel yang meletus. Sekitar Wedomartani dan sebagain Jogja utara (Sleman) sudah berasa seperti petang, gelap,” ungkap Sapto Anggoro, warga Yogyakarta.

Sapto menambahkan, sebagian masyarakat Balerante tampak ketakutan dan menangis karena letusan mendadak Gunung Merapi.

“Beberapa sekolah tampak meliburkan siswanya karena kejadian ini,” kata Sapto.

Dari pantauan Sapto yang juga Pemimpin Redaksi Tirto.id ini yang kebetulan sedang berada di Jalan Kaliurang KM 14, pada saat berita ini diturunkan hujan abu mulai dirasa cukup deras.

Sementara itu, BPBD kabupatrn Magelang melalui update informasinya pada pukul 08.30, mengatakan, ada pergeseran arah abu vulkanik tertiup angin menuju selatan.

“Kondisi Merapi aman dan normal, letupan yang baru saja terjadi merupakan letupan freatik. Kondisi tersebut adalah normal pada sebuah gunung berapi. pantauan seismograf aman normal. masyarakat diharap tetap tenang dan beraktifitas seperti biasa,” tulisnya.

Dalam penjelasannya Pusdalops BPBD menginformasikan, Erupsi Freatik, adalah proses keluarnya magma ke permukaan bumi karena pengaruh uap yang disebabkan sentuhan air dengan magma baik secara langsung ataupun tidak langsung.

Erupsi Freatik terjadi ketika adanya air tanah, air laut, air danau kawah, atau air hujan yang menyentuh magma di dalam bumi, panas dari magma akan membuat air tersebut menjadi uap, dan ketika tekanan uap sudah sangat tinggi dan tidak bisa dibendung, maka akan terjadi letusan yang disebut Erupsi Freatik. Letusan dari Erupsi Freatik mengeluarkan material padat yang terlempar akibat tekanan dari uap tadi.

(NK)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here