Home Lintas Jateng SBY dan Prabowo akan Jadi Jurkam di Solo

SBY dan Prabowo akan Jadi Jurkam di Solo

Susilo Bambang Yudhoyono
Susilo Bambang Yudhoyono

SOLO, 2/9 (BeritaJateng.net) – Pasangan Calon Walikota Solo dan calonnya yakni Anung Indro Susanto-M. Fajri (AFI) yang diusung oleh gabungan enam partai politik yang menamanakan diri Koalisi Solo Bersama (KSB) yang terdiri dari Partai Amanat Nasional (PAN) dan Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Partai Golkar, Partai Gerindra dan Partai Demokrat siap bertarung memperebutkan kursi Walikota dan Wakil Walikota Solo pada Pemilukada serentak 9 Desember mendatang. Dengan jargon yang diusung bertema ‘Solo Kuncoro, Rakyat Mulyo’.

Ketika ditemui di kediamannya di Jl. Markisa II No. 67 RT 03 RW 05 Karangasem, Laweyan Solo, Anung mengaku siap all out menghadapi pertempuran pilkada mendatang menghadapi incumbent pasangan FX Hadi Rudyatmo – Achmad Purnomo, baik persiapan fisik dan juga mental.

“Persiapan fisik yang utama. Kondisinya harus sehat, kemudian juga jaga emosi agar bisa berpikir jernih,” jelasnya di Solo Jawa Tengah, Rabu

Sementara itu Anung membantah dengan tegas rumor yang menyebutkan jika pasangan Anung-Fajri hanyalah calon boneka saja dalam menghadapi pilkada mendatang. Anung menyampaikan dirinya tidak memperdulikan rumor yang berkembang.

Pihaknya hanya akan berkonsentrasi melakukan pendekatan secara langsung kepada masyarakat. Bersosialisasi dan mendengarkan apa keluhan dari masyarakat. Anung juga mempersilahkan langsung untuk bertanya kepada yang bersangkutan apakah mereka benar memiliki calon boneka.

“Tanyakan langsung saja, wong semuanya juga ada di sini (Solo). Silakan tanya sendiri apakah mereka punya calon boneka atau tidak,” tegas Anung, Rabu (2/9/2015).

Anung menyerahkan semua penilaian pada masyarakat. Bahkan tim pemenangan Anung Indro Susanto-M. Fajri (AFI) pemilik nomor urut 1 saat pemilukada nanti sudah memasang baliho di 32 titik. Namun masih saja tetap dikatakan sebagai calon boneka. Yang terpenting lanjut Anung dirinya tetap berjuang semaksimal mungkin untuk masyarakat

Anung juga menyampaikan bahwa sebagai calon yang diusung dari koalisi enam partai politik besar pihaknya juga akan berupaya mengundang pejabat partai (ketua) partai pengusung untuk menjadi juru kampanya (jurkam saat pilkada mendatang).

“Kita khan diusung koalisi beberapa partai pendukung. Diamana mereka juga pasti sudah menyampaikan pada masing-masing pimpinan pusat. Bisa saja mereka hadir (tokoh partai pendukung) untuk menjadi jurkam bagi kami,” ungkap Anung.

Diantaranya Ketua Umum Partai Demokrat, Susilo Bambang Yudhoyono dan mantan Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Hidayat Nur Wahid, Prabowo Subianto (Gerindra), Presiden PKS, Sohibul Iman juga dari pertai pendukung lainnya. (BJ24)